Lintasan Sejarah 8 Desember 2023
Hari ini, Jumat, 8 Desember 2023 bertepatan dengan 24 Jumadil Awal 1445 H dan menurut kalender nasional Iran adalah tanggal 17 Azar 1402 HS. Berikut ini adalah sejumlah peristiwa bersejarah yang terjadi pada hari ini.
Mirza Nasrullah Malikul Mutakallimin Ditangkap
Tanggal 24 Jumadil Awal 1326 HQ, Mirza Nashrullah Malikul Mutakallimin, penulis dan pejuang dalam melawan despotisme kerajaan di Iran, ditangkap oleh antek-antek Raja Shah Mohamad Ali Qajar.
Beberapa waktu kemudian, dia pun tewas dibunuh. Malikul Mutakklimin terlahir ke dunia pada tahun 1277 Hijriah di Isfahan, Iran.
Pada usia ke-22 tahun, dia melakukan perjalanan ke India. Penderitaan rakyat India yang dijajah oleh Inggris menimbulkan pengaruh besar dalam jiwanya sehingga ia kemudian menulis buku pertamanya yang berjudul Minal Khalq ilal Haq.
Buku ini mendapat sambutan luas dari rakyat dan ulama India, namun menimbulkan kemarahan dari pemerintah India dan kolonialis Inggris. Akibatnya, Malikul Mutakallimin pun diusir kembali ke Iran. Dia kemudian aktif memberikan pidato-pidato yang menentang pemerintahan Shah Mohammad Ali Qajar, sehingga akhirnya ditangkap dan dibunuh.
Perang Falkland Meletus
Tanggal 8 Desember 1914, meletuslah Perang Falkland di Samudera Atlantik. Perang ini terjadi antara angkatan laut Argentina dan Inggris.
Dalam perang ini, angkatan laut Argentina mengalami kekalahan besar dan pulau Falkland tetap dikuasai oleh Inggris. Kepulauan Falkland terletak di Laut Atlantik Selatan, sekitar 480 kilometer dari pantai Argentina. Inggris telah menduduki kepulauan yang kaya minyak itu sejak tahun 1833.
Argentina sejak tahun 1820 telah mengklaim kepemilikan atas kepulauan tersebut namun klaim ini ditolak Inggris. Pada tahun 1982, Argentina menginvasi kepulauan ini dan pecahlah perang antara Argentina dan Inggris. Perang ini diakhiri dengan kekalahan Argentina.
Hossein Makki, Sejarawan Iran Meninggal Dunia
Tanggal 17 Azar 1378 HS, Hossein Makki meninggal dunia di Tehran pada usia 88 tahun.
Hossein Makki lahir pada tahun 1290 HS. Setelah menyelesaikan pendidikannya ia pindah ke Tehran dan akhirnya diterima sebagai pegawai negeri. Setelah bulan Shahrivar 1320 HS dan adanya kelonggaran situasi politik ia memulai aktifitas resminya di media. Tulisan-tulisannya dalam bidang sejarah, penelitian dan budaya terbit di bagian terpenting koran-koran nomor satu Tehran.
Pada masa itu ia menulis buku sejarah "Iran dalam 20 tahun". Karena buku itulah ia menjadi terkenal. Pada tahun-tahun berikutnya ia masuk menjadi anggota partai Iran dan partai Demokrat. Ini adalah awal aktifitas politiknya di parlemen Iran periode 15, 16 dan 17.
Hossein Makki termasuk pendukung fanatik Dr. Mosaddegh. Ia termasuk orang yang banyak berjuang dalam menasionalkan perusahaan minyak. Makki adalah anggota organisasi Khal'e Yad salah satu perusahaan di selatan Iran. Karena pengorbanannya ia disebut sebagai pasukan yang penuh pengorbanan.
Pasca kudeta 28 Mordad 1332, ia tersingkirkan. Ketika ia kembali aktif di bidang politik pada tahun 1339 HS, rezim despotik Pahlevi mencegah aktifitasnya. Setelah itu ia mulai aktif di bidang keilmuan dan sastra dan banyak hasil karya yang ditulisnya.
Hasil karyanya antara lain, buku sejarah "Iran dalam 20 tahun" sebanyak 8 jilid, " Buku Hitam" sebanyak 8 jilid, buku "Kenangan Politik" sebanyak 2 jilid, buku "Kehidupan Sayid Hassan Modarres" sebanyak 2 jilid, buku "Peristiwa Tir" dan perbaikan Divane Moshtaq dan Farkhi Yazdi.
Hossein Makki merupakan orang terakhir di antara orang-orang yang berjuang menasionaliskan perusahaan minyak.