Lintasan Sejarah 6 Januari 2017
Hari ini, Jumat tanggal 6 Januari 2017 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 7 Rabiul Tsani 1438 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 17 Dey 1395 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari di tahun-tahun yang lampau.
Mula Quthb, Astronom Muslim Lahir
804 tahun yang lalu, tanggal 7 Rabiul Tsani 634 HQ, Quthbuddin Mahmud bin Dhiyaauddin Mas'ud Kazruni, yang terkenal dengan nama Mula Quthb, seorang astronom muslim terkemuka, terlahir ke dunia.
Mula Quthb sepanjang hidupnya melakukan perjalanan ke berbagai negara. Ketika observatorium Maragheh Iran didirikan, Mula Quthb pun bergabung dengan Nashiruddin Thusi dan para astronom lainnya untuk mengembangkan observatorium ini. Mula Quthb menulis beberapa buku ilmiah, antara lain berjudul Nihayatul Idrak dan Syarh-e Qanun-e Ibn-e Sina.
Pemberontakan Kedua Serbia Melawan Ottoman
208 tahun yang lalu, tanggal 7 Rabiul Tsani 1230 HQ, rakyat Serbia melakukan pemberontakan untuk kedua kalinya melawan imperium Ottoman.
Pemberontakan yang mendapat dukungan dari Rusia ini dipimpin oleh Milos Ubrenovic. Setelah terjadi beberapa kali pertempuran antara Serbia dan Otoman, akhirnya kedua puhak mengadakan perjanjian damai.
Berdasarkan perjanjian ini, Serbia diakui secara resmi sebagai sebuah pemerintahan otonomi di bawah imperium Ottoman dan diizinkan untuk membentuk parlemen sendiri. Namun demikian, imperium Rusia masih terus memprovokasi pemberontakan bangsa-bangsa Balkan terhadap Imperum Ottoman dengan tujuan untuk memperlemah kekuasaan imperium ini.
Samuel Morse Ciptakan Telegraf
179 tahun yang lalu, tanggal 6 Januari 1838, sistem komunikasi telegraf karya Samuel Morse didemonstrasikan untuk kali pertama di suatu kota di negara bagian New Jersey, Amerika Serikat (AS).
Telegraf yang menggunakan gelombang listrik untuk mentransmisikan pesan sandi melalui kawat ini, pada akhirnya mengubah komunikasi jarak jauh yang mencapai puncak popularitas antara tahun 1920-an dan 1930-an. Pada 1843, Morse akhirnya berhasil meyakinkan Kongres AS untuk membiayai konstruksi jalur telegraf pertama di AS, dari Washington, D.C. ke Baltimore.
Pada Mei 1844, Morse mengirimkan telegram resmi pertama melalui jalur tersebut dengan pesan: "What hath God wrought!" (Inilah yang Tuhan telah buat). Pembangunan jalur telegraf terus berkembang. Pada 1851, New York and Mississippi Valley Printing Telegraph Company didirikan. Perusahaan itu kemudian berganti nama menjadi Western Union. Pada 1861, Western Union menyelesaikan jalur transkontinen di seluruh AS. Lima tahun kemudian, jalur permanen pertama di Lautan Atlantik dibangun dan pada akhir abad 19, sistem telegraf sudah diterapkan di Afrika, Asia, dan Australia.
Pada abad 20, sistem pengiriman pesan telegraf tergeser oleh layanan telepon, faksimili, dan surat elektronik. Western Union mengirimkan telegram terakhir pada Januari 2006. Samuel Finley Breese Morse meninggal di New York City pada 2 April 1872 pada usia 80 tahun di tengah menikmati popularitas yang berhasil diraihnya.
Perintah Larangan Jilbab di Iran
81 tahun yang lalu, tanggal 17 Dey 1314 HS, Shah Reza Pahlevi mengeluarkan perintah yang melarang penggunaan segala bentuk pakaian Islami oleh kaum perempuan Iran.
Perintah ini dikeluarkan setelah berlangsungnya program pengubahan model pakaian lelaki Iran, dari pakaian tradisional menjadi jas dan dasi model Barat .
Tujuan dari perintah Shah Reza ini adalah untuk menjauhkan nilai-nilai Islam dari masyarakat dan meniru gaya hidup Barat secara membabi-buta. Shah Reza mendapat inspirasi untuk mengubah gaya berpakaian rakyatnya setelah melakukan kunjungan ke Turki. Saat itu Presiden Turki, Kemal Attaturk, juga tengah melakukan sekularisasi besar-besaran di negaranya.
Golamreza Takhti Tewas
49 tahun yang lalu, tanggal 17 Dey 1346 HS, juara dunia gulat asal Iran, Golamreza Takhti tewas akibat dibunuh antek-antek rezim Shah Pahlevi yang despotik.
Takhti selama hidupnya berhasil mengumpulkan sembilan medali emas dan perak dalam berbagai pertandingan internasional, di antaranya Olimpiade. Keberhasilannya itu membuatnya amat diidolakan oleh rakyat Iran. Sebaliknya, Takhti juga sangat mencintai rakyat Iran. Ia adalah seorang olahragawan yang amat membaur dengan masyarakat. Kecintaannya dan pembelaannya kepada rakyat kecil membuatnya menentang sikap represif rezim Shah Pahlevi dan itulah sebabnya ia dibunuh oleh rezim tersebut.
Demonstrasi Mendukung Imam Khomeini
39 tahun yang lalu, tanggal 17 Dey 1356 HS, demonstrasi besar dilakukan warga berbagai kota di Iran menyusul dimuatnya sebuah artikel yang menghina Imam Khomeini di koran Etela'at terbitan hari itu.
Rezim Shah Pahlevi yang berkuasa di Iran saat itu memuat artikel tersebut dengan tujuan untuk mengurangi kecintaan rakyat terhadap Imam Khomeini. Ternyata sebaliknya, rakyat Iran malah sangat marah dan melangsungkan demonstrasi besar-besaran. Setahun kemudian, Revolusi Islam yang dipimpim oleh Imam Khomeini meraih kemenangan dan Shah Pahlevi pun terguling dari kekuasaannya.