Lintasan Sejarah 21 Desember 2017
Hari ini, Selasa tanggal 12 Desember 2017 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 23 Rabiul Awal 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 21 Azar 1396 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.
Sayidah Fathimah Maksumah Tiba di Kota Qom
1238 tahun yang lalu, tanggal 23 Rabiul Awal 201 HQ, Sayidah Fathimah Maksumah tiba di kota Qom.
Setahun pasca pengasingan Imam Ridha as ke kota Marv, Sayidah Fathimah Maksumah as, saudari Imam Ridha as bersama sejumlah saudaranya mulai melakukan perjalanan untuk menemui saudara mereka. Dalam perjalanan, rombongan tiba di kota Saveh, tapi di sana ada beberapa orang yang membenci Ahli Bait diperintah oleh pemerintah untuk menyertai mereka. Rombongan tidak bersedia diperlakukan demikian dan akhirnya terjadi perang antara kedua pihak. Banyak dari rombongan Sayidah Fathimah Maksumah as yang gugur syahid.
Sayidah Fathimah Maksumah as sedih dengan kejadian itu yang membuatnya jatuh sakit. Beliau merasa semakin tidak aman di kota Saveh dan berkata, “Bawa saya ke kota Qom! Karena saya mendengar dari ayahku berkata bahwa kota Qom merupakan pusat Syiah kami.”
Mendengar itu, rombongan yang masih tersisa membawa beliau ke kota Qom. Ketika para tokoh kota Qom mendengar berita kedatangan Sayidah Fathimah Maksumah as, mereka dengan segera menyambut kedatangan beliau. Tepat tanggal 23 Rabiul Awal 201 Hq, Sayidah Fathimah Maksumah bersama rombongan tiba di kota Qom. Beliau tinggal di kota Qom hanya 17 hari dan setelah itu meninggal dunia.
Pengiriman Pesan dengan Gelombang Radio Pertama
116 tahun yang lalu, tanggal 12 Desember 1901, untuk pertama kalinya dalam sejarah komunikasi, berhasil dilakukan pengiriman pesan lewat gelombang radio dari dua tempat berjarak 2000 kilometer.
Keberhasilan ini terjadi berkat usaha seorang pemuda Italia bernama Guglielmo Marconi, yang menciptakan sebuah alat penerima dan pengirim pesan melalui gelombang radio.
Marconi dilahirkan di Italia dan di sana ia memulai eksperimennya. Ia berhasil memindahkan sinyal radio dari rumah ke rumah. Kemudian ia pindah ke London dan meneruskan eksperimennya itu. Penemuannya itu kemudian dipatenkan dan ia mendirikan perusahaan di bidang komunikasi yang hingga kini terus berdiri. Marconi menerima hadiah Nobel tahun 1909.
Pesan Imam Khomeini ra Pasca Demonstrasi di Bulan Muharam
39 tahun yang lalu, tanggal 21 Azar 1357 HS, Imam Khomeini ra mengirim pesan pasca demonstrasi rakyat Iran di bulan Muharam.
Menyusul turunnya rakyat ke jalan-jalan melakukan pawai akbar pada Tasua dan Asyura tahun 1399 HQ yang bertepatan dengan tanggal 19 dan 20 Azar 1357, Imam Khomeini ra pada 21 Azar 1357 (12 Desember 1978) mengeluarkan pesan pentingnya. Dalam pesannya Imam menyebut pawai akbar itu sebagai referendum bangsa Iran yang anti terhadap rezim Shah Pahlevi.
Imam Khomeini ra dalam pesannya mengatakan, "Kepada seluruh rakyat pemberani Iran saya mengucapkan salam. Kalian adalah rakyat yang memiliki tekad baja dan dengan slogan yang kalian ucapkan telah membuktikan kepada dunia bahwa kalian tidak menginginkan Shah. Bersamaan dengan pawai akbar kalian, dalam pesan kepada Tehran dan negara-negara di dunia, saya mengumumkan bahwa pawai akbar yang dilakukan selama dua hari ini merupakan referendum besar dan transparan bahwa bangsa Iran tidak menginginkan Shah Pahlevi. Rakyat dalam pawai akbar ini telah menyatakan tidak mengakui Shah. Pawai akbar ini telah mencerabut segala bentuk alasan dari setiap orang dan semua negara di dunia bahwa mereka tidak dapat lagi mengklaim bahwa Shah sebuah rezim legal."