Des 25, 2017 08:45 Asia/Jakarta

Hari ini, Senin tanggal 25 Desember 2017 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 6 Rabiul Tsani 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 4 Dey 1396 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Kelahiran Nabi Isa as

Tanggal 25 Desember, Nabi Isa Al-Masih as, terlahir ke dunia di kota Baitul Maqdis.

Atas kehendak Allah, Nabi Isa terlahir dari seorang perawan suci, yaitu Sayyidah Maryam sa. Sejak bayi, Nabi Isa telah dikarunia Allah kemampuan untuk berbicara dan menyampaikan risalah kenabiannya kepada umat manusia di zaman itu.

Mukjizat yang dimiliki oleh Nabi Isa as, secara jelas tercantum dalam al-Quran surat Ali Imran ayat 45, yang artinya, "Ingatlah ketika para malaikat berkata; Hai Maryam, Allah menyampaikan berita gembira kepadamu tentang seorang putera yang akan menyampaikan perkataan-Nya, bernama Isa Al-Masih putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan akhirat dan tergolong orang-orang yang dekat kepada Tuhannya."

Nabi Isa as selama masa kehidupannya di tengah Bani Israil, selalu menyeru kepada keimanan dan kebajikan. Nabi Isa juga dianugerahi Allah mukjizat berupa kemampuan menyembuhkan orang buta dan menghidupkan orang mati. Namun demikian, hanya sedikit dari kaum Bani Israil yang beriman kepada ajaran Nabi Isa. Beliau bahkan kemudian dikejar-kejar untuk dibunuh. Untuk menyelamatkan nabi-Nya, Allah mengangkat Isa as ke langit.

Hari Natal

Mir Sayid Syarif Jurjani Wafat

623 tahun yang lalu, tanggal 6 Rabiul Tsani 816 HQ, Mir Sayid Syarif Jurjani meninggal dunia dan dikebumikan di Shiraz.

Sayid Ali bin Muhammad bin Ali al-Huseini yang lebih dikenal dengan sebutan Mir Sayid Syarif Jurjani Astarabadi lahir di kota Gorgan. Ia termasuk ulama besar Ahli Sunnah dan ahli teolog. Jurjani memiliki pemahaman yang mendalam dan pemikiran yang detil.

Mir Sayid Syarif Jurjani merupakan murid dari Quthbuddin ar-Razi dan semasa dengan Mulla Saad Taftazani. Ia meninggalkan banyak karya tulis seperti al-Ushul al-Manthiqiyah, at-Turjuman fi Lughat al-Quran, Ta’rifat dan Sharf Mir.

Di akhir masa hidupnya, Sayid Syarif kemudian meninggalkan segala ilmu-ilmu resmi yang pernah dikuasainya dan mulai memasuki dunia sair dan suluk atau tasawuf. Ia ikut kulian Khajah Alauddin untuk membersihkan jiwa.

Sejarah

Ayatullah Nourullah Najafi Gugur Syahid

90 tahun yang lalu, tanggal 4 Dey 1306 HS, Ayatullah Nourullah Najafi gugur syahid akibat diracun Reza Shah dalam usia 66 tahun.

Jenazah beliau dipindah ke Najaf, Irak dan dikebumikan di dekat kuburan kakek dari ayahnya, Ayatullah al-Udzma Sheikh Jakfar Kasyif al-Ghita.

Pada awalnya beliau belajar kepada ayahnya dan setelah itu, untuk melanjutkan pendidikannya, beliau pergi ke Najaf, Irak. Agha Nourullah selama di Najaf belajar kepada guru-guru besar seperti Mirza Mohammad Hassan Shirazi, Sayid Mohammad Kazem Yazdi dan Mirza Habibollah Rashti, sehingga mencapai ijtihad.

Ulama pejuang ini turut aktif dalam gerakan pengharaman tembakau di kota Isfahan. Beliau sangat aktif melawan dakwah para misionaris Kristen dengan mendirikan Sanakhaneh dan mencetak koran al-Islam. Ayatullah Najafi Isfahan berjuang melawan Zell-e Soltan, anak Naser ad-Din Shah yang sangat kejam. Ia berkuasa selama 30 tahun di Isfahan dan Ayatullah Najafi Isfahani berhasil mengusirnya keluar dari kota Isfahan.