Lintasan Sejarah 26 Desember 2017
Hari ini, Selasa tanggal 26 Desember 2017 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 7 Rabiul Tsani 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 5 Dey 1396 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.
Pemberontakan Kedua Serbia Melawan Ottoman
209 tahun yang lalu, tanggal 7 Rabiul Tsani 1230 HQ, rakyat Serbia melakukan pemberontakan untuk kedua kalinya melawan imperium Ottoman.
Pemberontakan yang mendapat dukungan dari Rusia ini dipimpin oleh Milos Ubrenovic. Setelah terjadi beberapa kali pertempuran antara Serbia dan Otoman, akhirnya kedua puhak mengadakan perjanjian damai.
Berdasarkan perjanjian ini, Serbia diakui secara resmi sebagai sebuah pemerintahan otonomi di bawah imperium Ottoman dan diizinkan untuk membentuk parlemen sendiri. Namun demikian, imperium Rusia masih terus memprovokasi pemberontakan bangsa-bangsa Balkan terhadap Imperum Ottoman dengan tujuan untuk memperlemah kekuasaan imperium ini.
Uni Soviet Bubar
26 tahun yang lalu, tanggal 26 Desember 1991, Uni Soviet Bubar.
USSR atau Union of Soviet Socialist Republics merupakan negara komunis di Eropa Timur dan Asia Utara. USSR berdiri pada 30 Desember 1922. Negara itu didirikan setelah Revolusi Oktober.
Uni Soviet merupakan negara adidaya, selain Amerika Serikat. Uni Soviet bubar pada 26 Desember 1991 setelah Presiden USSR Mikhail Gorbachev mengundurkan diri pada 25 Desember 1991. Setelah Uni Soviet dibubarkan, berdirilah negara persemakmuran atau dikenal dengan Commonwealth of Independent States (CIS).
Semua negara mantara Uni Soviet ikut kecuali tiga negara Baltik, yaitu Estonia, Latvia dan Lituania. Awalnya Georgia tidak mau ikut menjadi anggota, tetapi beberapa lama kemudian akhirnya bersedia. Ibukota CIS adalah Minsk, yang juga menjadi ibukota Belarus.
Gempa Dahsyat Guncang Bam
14 tahun yang lalu, tanggal 5 Dey 1382 HS, sebuah gempa bumi besar berkekuatan 6,8 skala richter telah menguncang kota Bam di Iran Selatan dan kawasan sekitarnya.
Gempa bumi dahsyat ini memusnahkan setengah kota Bam serta menelan 41 ribu korban. Demikian juga puluhan ribu rakyat kota ini cidera dan kehilangan tempat tinggal. Pasca bencana alam tersebut, masyarakat dan pemerintah Iran segera menyalurkan bantuan kepada korban.
Dimensi gempa Bam ini sedemikian besar sehingga sebagian organisasi internasional dan negara-negara dunia turut menyalurkan bantuan kepada korban gempa bumi Bam. Selain menelan puluhan ribu korban, gempa ini juga mengakibatkan kerugian ekonomi yang sangat besar. Ditambah lagi dengan rusaknya sebagian komplek benteng kuno Arg-e Bam.
Tsunami di Laut India
13 tahun yang lalu, tanggal 26 Desember 2004 masehi, sebuah gempa bumi berkekuatan besar sekitar sembilan skala richter di Lautan India menimbulkan Tsunami.
Gelombang besar Tsunami yang menghempas pesisir negara-negara persekitaran Lautan Hindia menyebabkan kerusakan besar. Negara-negara yang paling banyak mengalami kerugian tsunami adalah Indonesia, Sri Lanka, Malaysia, Thailand dan juga India. Tercatat sekitar 220 ribu orang tewas dan dua juta yang lain kehilangan tempat tinggal. Tsunami tersebut juga mengakibatkan kerugian milyaran dollar.
Pasca tragedi ini bantuan dari berbagai negara dunia disalurkan untuk korban Tsunami. Peristiwa ini membuat berbagai negara memberikan perhatian khusus terhadap bencana alam dan mencari solusi memperkuatkan sistem peringatan dalam mencegah dampak kerusakan akibat bencana alam.