Lintasan Sejarah 31 Desember 2017
Hari ini, Ahad tanggal 31 Desember 2017 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 12 Rabiul Tsani 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 10 Dey 1396 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.
Mirza Mahdi Ilahi Ghomsheh-I, Filsuf Quran Wafat
46 tahun yang lalu, tanggal 12 Rabiul Tsani 1393 HQ, Mirza Mahdi Ilahi Ghomseh-i, filsuf al-Quran meninggal dunia dan dimakamkan di komplek suci Sayidah Maksumah as di kota Qom.
Mirza Mahdi Ilahi Ghomsheh-I lahir pada 1319 Hq di kota Ghomsheh. Setelah menyelesaikan pendidikan dasar di kota kelahirannya, ia kemudian pergi ke Isfahan.
Selama di Isfahan, ia belajar kepada Ayatullah Syahid Sayid Hassan Modarres. Ia juga berguru kepada ulama besar seperti Agha Bozourgh Hakim, Haj Agha Hossein Qommi, Sheikh Asadollah Yazdi, Haj Mirza Hossein Faqih Sabzavar dan lain-lain.
Mirza ilahi Ghomsheh-I kemudian mengajar di madrasah Sepahsalar yang saat ini bernama madrasah Syahid Mothahhari. Di samping mengajar ia juga mengikuti kuliah Abolhassan Jelveh. Terjemahan al-Quran yang dilakukannya dengan metode tafsir merupakan karya terbesarnya.
Rahbar Perintah Dibentuknya Forum Internasional Ahli Bait
27 tahun yang lalu, tanggal 10 Dey 1369 HS, Ayatullah Sayid Ali Khamenei mengeluarkan perintah dibentuknya Forum Internasional Ahli Bait.
Tujuan pembentukan Forum Internasional Ahli Bait ini untuk menjadi forum bagi pemeluk mazhab Syiah, menciptakan hubungan antara Dunia Syiah, menyemarakkan hauzah-hauzah ilmiah Syiah, menyelesaikan masalah pemeluk Syiah dengan mazhab-mazhab Syiah yang lain.
Pembentukan forum ini dimulai dengan dikeluarkannya perintah dari Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei, Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran pada 4 Dey 1369 dengan tujuan memperkenalkan prinsi-prinsip Revolusi Islam dan pemikiran yang ada di Republik Islam Iran kepada seluruh pemeluk Syiah di seluruh dunia. Beliau menegaskan bahwa dalam pembentukan forum ini tidak punya landasan politik dan yang kedua yang dijadikan pijakan adalah maslahat.
Boris Yeltsin Mengundurkan Diri
18 tahun yang lalu, tanggal 31 Desember 1999, Presiden Rusia, Boris Yeltsin mengundurkan diri dan Vladimir Putin diangkat sebagai penggantinya.
Yeltsin yang juga menjabat sekjen Partai Komunis menuntut Mikhail Gorbachev, presiden terakhir Uni Soviet untuk mempercepat reformasi, oleh karena itu pada tahun 1987 ia terpaksa mengundurkan diri.
Pada Juni 1991 Yeltsin terpilih sebagai presiden baru Rusia berkat dukungan Barat. Pasca pembagian wilayah bekas Uni Soviet pada tahun 1991, Yeltsin berharap mampu menyelamatkan krisis ekonomi yang mendera Rusia dengan mengandalkan bantuan finansial dari Barat. Namun ternyata Barat tidak menepati janjinya sehingga kebijakan Yeltsin akhirnya gagal.
Agresi militer ke Republik Chechnya dan pendudukan negara ini pada tahun 1994 termasuk peristiwa penting selama masa kepemimpinan Yeltsin.