Lintasan Sejarah 31 Mei 2018
Hari ini, Kamis tanggal 31 Mei 2018 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 15 Ramadhan 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 10 Khordad 1397 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.
Imam Hasan as Lahir
1436 tahun yang lalu, tanggal 15 Ramadan tahun ketiga Hijriah, Imam Hasan al-Mujtaba, cucu pertama Rasul Saw lahir ke dunia.
Imam Hasan as hidup di bawah bimbingan Nabi, ibunya Sayidah Fatimah dan ayahnya Imam Ali bin Abi Thalib as. Setelah ayahnya syahid pada bulan Ramadhan tahun 40 Hijriah, Imam Hasan as memegang amanat imamah dan kepemimpinan atas umat. Beliau sempat menjabat sebagai khalifah setelah dibaiat oleh para pengikut ayahnya. Saat itu, permusuhan Muawiyah dengan Ali dan keluarganya masih tetap membara.
Imam Hasan telah mengerahkan pasukannya untuk berperang melawan Muawiyah. Namun makar busuk dan politik jahat yang dimainkan oleh Muawiyah telah berhasil membuat sejumlah besar pasukan dan komandan militer Imam Hasan meninggalkan beliau seorang diri.
Akhirnya putra Ali ini terpaksa menandatangani perjanjian damai dengan Muawiyah. Perjanjian itu sekaligus mengakhiri khilafah beliau.
Manusia suci ini pernah mengatakan, "Aku heran dengan orang yang memikirkan makanan jasmaninya tetapi melalaikan makanan ruhaninya."
Ayatullah Azizullah Khosravi Zanjani Wafat
23 tahun yang lalu, tanggal 10 Khordad 1374 HS, Ayatullah Azizullah Khosravi Zanjani meninggal dunia di usia 87 tahun dan dikuburkan di Pemakaman Syuhada Takab, Azerbaijan Barat.
Ayatullah Haj Sheikh Azizullah Khosravi Zanjani lahir pada 1287 HS di salah satu kota di Zanjan, Iran. Setelah menyelesaikan pendidikan dasar, beliau belajar ilmu-ilmu agama di hauzah ilmiah Zanjan. Beliau setelah belajar selama 10 tahun akhirnya pindah ke Qom dan selama 12 tahun mengikuti kuliah fiqih dan ushul fiqih untuk tingkat mujtahid kepada para guru besar seperti Ayatullah Sayid Sadruddin Sad, Mohammad Feiz Qommi, Sayid Mohammad Hojjat Kouh Kamareh-i, Sayid Hossein Boroujerdi dan Imam Khomeini ra.
Ayatullah Zanjani pada 1334 HS dikirim oleh Ayatullah al-Udzma Boroujerdi ke daerah-daerah terpencil di provinsi Azerbaijan Barat dan hingga akhir hayatnya selama 40 tahun beliau membaktikan dirinya untuk mengajar, menulis dan menuntun masyarakat di sana. Sekalipun kondisi hidup di sana sangat berat, tapi beliau sangat berperan dalam penyebaran ajaran Ahlul Bait dan memperkokoh akidah Syiah.