Lintasan Sejarah 17 September 2018
Hari ini, Senin tanggal 17 September 2018 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 7 Muharam 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 26 Shahrivar 1397 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.
Umar bin Saad Larang Imam Husein Memanfaatkan Air Sungai Furat
1378 tahun yang lalu, tanggal 7 Muharam 61 HQ, Umar bin Saad melarang Imam Husein as dan rombongan memanfaatkan air sungai Furat.
Diriwayatkan lebih dari 30 ribu orang yang ikut dalam pasukan Umar bin Saad tercatat telah mengambil baju, senjata perang dan gaji dari pemerintah Bani Umayah dan siap untuk berperang menentang Imam Husein as.
Umar bin Saad pada 7 Muharram 61 HQ kembali mendapatkan sebuah surat dari Ubaidillah bin Ziyad dengan isi sebagai berikut, "Usahakan pasukanmu untuk memisahkan antara Husein dan sahabat-sahabatnya dengan sungai Furat. Usahakan sedemikian rupa hingga tak ada setetes air pun yang sampai ke mereka, sebagaimana Utsman bin Affan dulu terhalangi dari air."
Kemudian Umar bin Saad menempatkan 500 pasukan penunggang kuda di sisi sungai Furat. Salahsatu dari mereka berteriak, "Husein! ... Demi Allah ... Engkau tidak akan meminum air ini walau setetes pun hingga kehausan merenggut nyawamu."
Saddam Merobek-Robek Perjanjian Aljazair
38 tahun yang lalu, tanggal 17 September 1980, Rezim Irak secara sepihak membatalkan perjanjian perbatasannya dengan Irak, yaitu perjanjian Aljazair yang ditandatangani pada tahun 1975.
Pada hari itu, Saddam Husain, presiden Irak dan pemimpin Partai Ba'ats merobek-robek surat perjanjian itu di depan kamera televisi yang disiarkan ke seluruh Irak.
Beberapa hari kemudian, tentara Irak memulai invasinya ke Republik Islam Iran dan berlangsung perang selama delapan tahun. Berdasarkan perjanjian Aljazair, garis perbatasan Iran dan Irak telah ditentukan. Pada tahun 1990, Saddam Husain terpaksa kembali mengakui secara resmi perjanjian tersebut.
Pasdaran Bentuk Angkatan Darat, Laut dan Udara
33 tahun yang lalu, tanggal 26 Shahrivar 1364 HS, Imam Khomeini ra mengeluarkan perintah pembentukan Angkatan Darat, Laut dan Udara Pasdaran.
Hingga tahun 1364 HS, kebanyakan operasi militer Iran dilakukan dengan partisipasi militer dan Sepah secara bersamaan. Setelah berberapa waktu keharusan perang membuat Pasdaran melakukan operasi militer secara independen. Akhirnya Imam Khomeini ra pada 26 Shahrivar 1364 HS mengeluarkan perintah pembentukan tiga angkatan; darat, laut dan udara Pasdaran.
Perintah Imam Khomeini ra ini membuat para pejabat Pasdaran waktu itu untuk merekrut pasukan untuk 1500 batalion. Sejak saat itu, Pasdaran berhasil melakukan operasi-operasi militernya dalam Perang 8 Tahun. Selain mampu mengalahkan pasukan Baath, Irak, banyak keberhasilan lain yang diraih mereka untuk Republik Islam Iran.