Lintasan Sejarah 23 Februari 2020
Hari ini, Minggu, 23 Februari 2020 bertepatan dengan 28 Jummadil Tsani 1441 Hijriah atau menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 4 Isfand 1398 Hijriah Syamsiah. Berikut kami hadirkan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi hari ini.
Abul Qasim Syatibi Wafat
851 tahun yang lalu, tanggal 28 Jumadil Tsani 590 HQ, Abul Qasim Syatibi ulama dan pembaca al-Quranul Karim asal Mesir, meninggal dunia.
Meskipun buta, Syatibi yang termasyhur dengan nama Imamul Qurra'. Selain menguasai ilmu pembacaan al-Quran, juga menguasai ilmu tajwid, nahwu, tafsir Quran, hadis, bahasa, dan ilmu-ilmu agama lainnya. Dia juga sangat banyak menghapal hadis.
Abul Qasim Syatibi banyak meninggalkan karya di antaranya "Qasidah Syatibiah" yang berisi berbagai masalah tajwid dan telah dicetak berkali-kali di Mesir dan India.
Produksi Aluminium Pertama
134 tahun yang lalu, tanggal 23 Februari 1886, Martin Hall, seorang ilmuwan Amerika, berhasil menemukan cara peleburan alumunium modern pertama.
Campuran aluminium telah digunakan manusia sejak berabad-abad yang lalu, meskipun mereka tidak mengenalinya sebagai komposisi logam. Orang-orang Persia lebih dari 7000 tahun yang lalu telah menggunakan campuran aluminium dalam pembuatan pot dan mangkok mereka. Orang-orang Mesir dan Babylonia kuno juga menggunakan campuran aluminium untuk kosmetik dan obat-obatan.
Pada tahun 1808, keberadaan aluminium dibuktikan oleh Sir Humphry Davy, dan dialah yang memberi nama jenis komposisi logam itu dengan nama aluminium. Pada tahun 1888, Charles Martin Hall dari Pittsburgh, berhasil menemukan cara memproduksi aluminum dengan modal rendah dan kualitas yang tinggi dan dimulailah industri alumiun dunia.
Doktor Beheshti Terpilih Sebagai Ketua Dewan Tinggi Negara
40 tahun yang lalu, tanggal 4 Isfand 1358 HS (23 Februari 1980), Ayatullah Doktor Mohammad Hosseini Beheshti diangkat sebagai ketua Dewan Tinggi Negara Republik Islam Iran.
Pengangkatan Beheshti dilakukan setelah diselenggarakan referendum yang hasilnya menyetujui dibentuknya Republik Islam Iran, disahkannya undang-undang dasar, dan dibentuknya Parlemen.
Dewan Tinggi Negara adalah sebuah lembaga yang bertugas membentuk Mahkamah Agung Iran. Namun, dua tahun kemudian, Doktor Beheshti yang merupakan salah satu ulama pejuang revolusi Islam garis depan, gugur syahid di tangan teroris.