-
Penyebaran Wabah di Yaman, Dampak Pelanggaran HAM
Jul 30, 2017 09:50Rezim Arab Saudi berdasarkan kebijakan ekspansionis dan haus perangnya, didukung sejumlah negara Arab, terus melakukan pembantaian terhadap rakyat Yaman, dan setiap hari selalu menambah kesulitan hidup bagi mereka. Rakyat tertindas Yaman selain menderita karena rumah-rumah mereka hancur, terlantar dan kelaparan, sekarang harus menghadapi ancaman kematian akibat penyebaran wabah penyakit.
-
Rakyat Yaman, Korban Kezaliman dan Kekerasan
Jun 01, 2017 10:49Perdagangan senjata sangat menguntungkan, khususnya jika sebuah negara menjadi mangsa instabilitas dan protes. Untuk menumpas rakyatnya sendiri, negara tersebut membutuhkan senjata. Sangat disayangkan keuntungan besar ini membuat negara-negara Barat cenderung melupakan isu-isu perdamaian dan hak asasi manusia (HAM).
-
Mencari Solusi Krisis Yaman
Aug 17, 2016 21:20Instabilitas politik dan kekacauan masih terus mengguncang Yaman. Sebagian analis menyebut Yaman sebagai Afghanistan dunia Arab dan sebagian lagi menganggapnya Vietnam dunia Arab. Laporan yang dirilis oleh lembaga-lembaga internasional khususnya UNICEF menilai agresi koalisi Arab pimpinan Arab Saudi di Yaman sebagai contoh nyata kejahatan perang, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan kejahatan terhadap perdamaian.
-
Dimensi Baru Kejahatan Saudi di Yaman
Aug 13, 2016 11:28Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan laporan baru seputar jumlah warga yang tewas dan cidera selama 500 hari agresi brutal Arab Saudi ke Yaman. Lebih dari 6.500 warga sipil tewas dan lebih dari 32.000 orang lainnya terluka. Dari setiap 10 orang Yaman, delapan di antaranya membutuhkan bantuan kemanusiaan. Hampir tiga juta warga Yaman telah meninggalkan tempat tinggal mereka dan lebih dari dua juta masih tercatat sebagai pengungsi.
-
Dampak Perang Brutal Saudi untuk Anak dan Perempuan Yaman
Apr 09, 2016 18:54Intervensi militer di Yaman pada 25 Maret 2015 dimulai dengan serangan udara koalisi negara-negara regional pimpinan Arab Saudi bersandi “Badai Mematikan” dan satu bulan kemudian dilanjutkan dengan operasi baru bersandi “Revivalisasi Harapan”.