-
Turki: Buku John Bolton Menyesatkan !
Jun 25, 2020 11:28Direktur Komunikasi Pemerintah Turki membantah kebenaran isi buku yang ditulis mantan penasihat keamanan nasional Amerika Serikat dan menyebutnya menyesatkan, serta bertujuan untuk kepentingan pribadi.
-
Susan Rice: Asas Pemerintahan Trump adalah Rasisme
Jun 20, 2020 14:45Mantan penasihat keamanan pemerintah Amerika Serikat menilai asas dan landasan pemerintahan Amerika sekarang adalah rasisme.
-
Kemarahan Mendidih di AS Karena Ada Lagi yang Terbunuh
Jun 20, 2020 09:02Pembunuhan pria kulit hitam lain di Amerika Serikat telah memicu protes.
-
Al Jazeera: Tujuan Sanksi Baru AS, Pisahkan Suriah dari Iran
Jun 18, 2020 14:46Stasiun televisi Al Jazeera mengutip sejumlah analis militer Barat, mengulas undang-undang Caesar Act yang diterapkan Amerika Serikat terhadap pemerintah Suriah, dan menegaskan bahwa tujuan penerapan aturan ini untuk melemahkan koalisi Damaskus-Tehran.
-
Utang Luar Negeri 5.652 Triliun, Bagaimana Dampak ke Rupiah?
Jun 16, 2020 06:19Wakil Ketua Komisi Keuangan Dewan Perwakilan Rakyat, Amir Uskara meminta pemerintah memberikan perhatian serius pada pertumbuhan utang luar negeri Indonesia.
-
Proyek Pengaruh AS di Irak; Dengan Kedok NGO (3-Habis)
Jun 15, 2020 20:36Sejumlah informasi menunjukkan bahwa pasukan pendudukan Amerika Serikat melakukan kegiatan rahasia di tengah masyarakat Irak selama bertahun-tahun dengan misi memperluas pengaruh dan membangun basis massa.
-
Financial Times: Saudi Bermaksud Tiadakan Haji Tahun Ini
Jun 13, 2020 12:56Salah satu media Inggris, Jumat (12/6/2020) mengabarkan, Arab Saudi untuk pertama kalinya bermaksud meniadakan pelaksanaan haji karena wabah Virus Corona.
-
Demonstran AS Potong Kepala Patung Christopher Columbus
Jun 11, 2020 09:43Para demonstran anti-rasis Amerika Serikat memotong kepala patung Christopher Columbus di kota Boston.
-
Pejabat AS: Kami akan Sanksi Para Pendukung Hizbullah
May 28, 2020 08:43Deputi Menteri Luar Negeri Amerika Serikat urusan Asia Barat mengabarkan bahwa Washington tengah mengkaji sanksi terhadap sekutu-sekutu Hizbullah. Menurutnya, Gedung Putih berharap tidak lama lagi sebagian sanksi ini bisa diterapkan.
-
Moqtada Sadr Beri Waktu 100 Hari untuk Kabinet Baru Irak
May 11, 2020 11:35Salah satu orang dekat Moqtada Sadar di akun Twitternya mengabarkan ultimatum yang dikeluarkan Pemimpin Gerakan Sadr Irak itu kepada Perdana Menteri baru negara ini.