• Sanksi AS Tewaskan 564.000 Jiwa per Tahun, Setara Semua Perang Dunia

    Sanksi AS Tewaskan 564.000 Jiwa per Tahun, Setara Semua Perang Dunia

    May 03, 2026 13:44

    Pars Today - The Lancet Global Health, jurnal medis paling bergengsi di dunia, mengumumkan bahwa sanksi unilateral Amerika Serikat merenggut nyawa 564.000 manusia setiap tahun.

  • Sampaikan Proposal ke Pakistan, Iran: Terserah AS, Pilih Diplomasi atau Konfrontasi

    Sampaikan Proposal ke Pakistan, Iran: Terserah AS, Pilih Diplomasi atau Konfrontasi

    May 03, 2026 11:14

    Pars Today - Wakil Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran dalam pertemuan dengan para duta besar dan kepala perwakilan diplomatik asing di Tehran menyatakan bahwa Iran telah menyerahkan proposalnya kepada Pakistan untuk mengakhiri secara permanen perang yang dipaksakan (oleh AS-Israel). Ia menegaskan bahwa kini bola berada di tangan Amerika Serikat: apakah akan memilih jalur diplomasi atau melanjutkan pendekatan yang berbasis konfrontasi.

  • Pakar Jepang: AS-Zionis Hapus Aturan Perang, Kini Hukum Rimba yang Berlaku

    Pakar Jepang: AS-Zionis Hapus Aturan Perang, Kini Hukum Rimba yang Berlaku"

    May 03, 2026 10:37

    Pars Today - Saul Takahashi, pengacara HAM Jepang dan mantan wakil Kepala OHCHR di Palestina, dalam wawancara eksklusif dengan Pars Today mengkritik keras serangan AS-Israel ke Iran. Menurutnya, serangan ini bukan sekadar agresi militer, tetapi bukti runtuhnya tatanan hukum global pasca-Perang Dunia II.

  • Korban Zionis Membengkak Jadi 8.564

    Korban Zionis Membengkak Jadi 8.564

    May 02, 2026 16:28

    Pars Today - Statistik dari sumber-sumber Zionis menunjukkan peningkatan signifikan jumlah korban luka di pihak Zionis sejak serangan AS dan Israel ke Iran pada 28 Februari 2026, serta sejak perang dengan Hizbullah.

  • Baghaei: AS Bikin Dongeng untuk Seret Iran ke Perang

    Baghaei: AS Bikin Dongeng untuk Seret Iran ke Perang

    May 02, 2026 15:46

    Pars Today - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran mengutip pernyataan seorang anggota Kongres AS dan menulis, "Publik Amerika harus menuntut pertanggungjawaban para penguasa mereka atas pemaksaan perang melawan Iran."

  • Jerman Banting Setir: Trump, Hentikan Perang Agresifmu terhadap Iran!

    Jerman Banting Setir: Trump, Hentikan Perang Agresifmu terhadap Iran!

    May 02, 2026 15:25

    Pars Today - Wakil Kanselir Jerman mengkritik perang agresif Presiden AS Donald Trump terhadap Iran dan menuntut agar dihentikan segera serta diikuti dengan perundingan serius dengan Tehran.

  • Jumlah Korban Terluka Zionis di Front Utara Bertambah menjadi 673 orang

    Jumlah Korban Terluka Zionis di Front Utara Bertambah menjadi 673 orang

    May 03, 2026 10:33

    Pars Today – Kementerian Kesehatan rezim Zionis melaporkan adanya kasus baru luka-luka di front utara dan peningkatan signifikan jumlah korban sejak pemberlakuan gencatan senjata dengan Iran.

  • Trump Tunduk pada Batas Waktu 60 Hari? Atau Cari Celah untuk Perang Berkepanjangan?

    Trump Tunduk pada Batas Waktu 60 Hari? Atau Cari Celah untuk Perang Berkepanjangan?

    May 01, 2026 16:03

    Pars Today - Pakar masalah Amerika Serikat, mengacu pada Undang-Undang Kekuasaan Perang yang memberikan tenggat waktu 60 hari kepada Donald Trump untuk melanjutkan perang terhadap Iran, menyatakan bahwa berdasarkan kondisi saat ini, kecil kemungkinan Trump akan meminta izin dari Kongres, bahkan ia dapat mengajukan berbagai argumen untuk memutarbalikkan undang-undang tersebut. Trump tidak menganggap dirinya terikat oleh hukum ini.

  • CNN: Biaya Perang AS vs Iran Sebenarnya 40-50 Miliar Dolar!

    CNN: Biaya Perang AS vs Iran Sebenarnya 40-50 Miliar Dolar!

    Apr 30, 2026 14:07

    Jaringan televisi CNN melaporkan, mengutip sumber-sumber anonim, bahwa perkiraan sesungguhnya biaya perang AS melawan Iran mencapai 40-50 miliar dolar, sudah termasuk rekonstruksi fasilitas militer AS dan penggantian aset yang hancur.

  • Rakyat AS Muak, Popularitas Trump Anjlok

    Rakyat AS Muak, Popularitas Trump Anjlok

    Apr 29, 2026 15:37

    Pars Today - Berdasarkan jajak pendapat terbaru Reuters/Ipsos, tingkat popularitas Donald Trump, Presiden Amerika Serikat, jatuh ke titik terendah sepanjang masa jabatannya saat ini.