• Hamas Kecam Keras Agresi Zionis ke Lebanon

    Hamas Kecam Keras Agresi Zionis ke Lebanon

    Mar 03, 2026 09:42

    Pars Today – Gerakan Muqawama Islam Palestina (Hamas) Senin (1/3/2026) malam seraya merilis statemen mengecam keras serangan terbaru rezim Zionis ke wilayah Lebanon, dan menyebutnya sebagai langkah untuk meningkatkan tensi di kawasan.

  • Penulis Zionis: Citra Global Israel di Titik Terendah Sejak 1948

    Penulis Zionis: Citra Global Israel di Titik Terendah Sejak 1948

    Feb 27, 2026 15:12

    ParsToday – Seorang penulis dan aktivis Zionis menyatakan bahwa citra global Israel telah mencapai titik terendah sejak pendirian rezim ini pada tahun 1948. Lembaga-lembaga resmi, menurutnya, belum memahami kedalaman krisis yang belum pernah terjadi ini.

  • Bisakah Dewan Perdamaian Gaza Hentikan Ekspansi Israel?

    Bisakah Dewan Perdamaian Gaza Hentikan Ekspansi Israel?

    Feb 27, 2026 13:41

    Pars Today - Pembentukan Dewan Perdamaian Gaza pada awal 2026 oleh Donald Trump dan sekutu Baratnya dipandang sebagai upaya untuk mengelola pascakrisis di Jalur Gaza melalui "rekayasa politik". Tujuan resminya adalah mempercepat rekonstruksi, menciptakan struktur administratif teknokratis, dan menormalisasi kondisi kehidupan.

  • Demo Yahudi Haredi Menentang Kabinet Netanyahu

    Demo Yahudi Haredi Menentang Kabinet Netanyahu

    Feb 26, 2026 21:39

    Pars Today - Yahudi Haredi berdemo di Yerusalem pemdudukan, protes penangkapan dan kebijakan kebinet Netanyahu

  • Mengapa Nikaragua Menuntut Jerman di Mahkamah Internasional?

    Mengapa Nikaragua Menuntut Jerman di Mahkamah Internasional?

    Feb 26, 2026 14:21

    Pars Today - Pemerintah Nikaragua secara resmi meminta Jerman menghentikan dukungan militernya kepada rezim Zionis. Gugatan diajukan ke Mahkamah Internasional (ICJ) dengan tuduhan bahwa Berlin ikut memfasilitasi genosida di Gaza.

  • OKI Peringatkan Eskalasi terhadap Iran, Kutuk Kebijakan Pemukiman Israel

    OKI Peringatkan Eskalasi terhadap Iran, Kutuk Kebijakan Pemukiman Israel

    Feb 27, 2026 12:14

    Pars Today – Komite Eksekutif Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dalam pertemuan luar biasa mengutuk kebijakan pemukiman dan aneksasi di Tepi Barat. OKI juga menyatakan keprihatinan atas ancaman terbaru terhadap Republik Islam Iran dan menegaskan bahwa setiap penggunaan kekerasan terhadap negara berdaulat adalah pelanggaran nyata hukum internasional.

  • 200 Hari Penahanan Jurnalis Tasnim di Penjara Rezim Zionis dengan Penyiksaan dan Isolasi Total

    200 Hari Penahanan Jurnalis Tasnim di Penjara Rezim Zionis dengan Penyiksaan dan Isolasi Total

    Feb 24, 2026 15:07

    Dua ratus hari telah berlalu sejak penahanan Farah Abu Ayash, jurnalis Kantor Berita Tasnim di Tepi Barat oleh pasukan rezim Zionis, yang menurut pengacaranya, disertai dengan penyiksaan, penahanan isolasi, dan pelarangan kunjungan keluarga.

  • Film Israel

    Film Israel "Sinonim" Ungkap Krisis Identitas Diri Sendiri dalam Zionisme

    Feb 24, 2026 14:36

    Film sinema "Sinonim" (Synonyms) karya Nadav Lapid, sutradara Zionis, dengan narasi pelarian seorang mantan warga rezim Israel dari identitasnya, mengungkap krisis identitas yang dalam, kekerasan militerisme yang terlembagakan, dan kebencian terhadap diri sendiri di Israel.

  • Bentrokan Politik, Aksi Mogok, dan Kecelakaan Maut Landa Israel

    Bentrokan Politik, Aksi Mogok, dan Kecelakaan Maut Landa Israel

    Feb 19, 2026 11:06

    ParsToday – Rezim Zionis dalam beberapa hari terakhir menyaksikan eskalasi krisis internal, termasuk kritik tajam mantan perdana menteri terhadap kinerja Benjamin Netanyahu, pemogokan besar-besaran karyawan perusahaan pelayaran ZIM, serta insiden mematikan di kilang minyak Ashdod.

  • Reaksi terhadap Konspirasi Rezim Zionis untuk Melanjutkan Pendudukan di Tepi Barat

    Reaksi terhadap Konspirasi Rezim Zionis untuk Melanjutkan Pendudukan di Tepi Barat

    Feb 16, 2026 20:23

    Pars Today – Berbagai faksi Palestina dan berbagai negara dunia merespons rencana rezim Zionis untuk menduduki sejumlah wilayah dari tanah Tepi Barat, dan menyebut langkah ini sebagai pelanggaran nyata terhadap hukum internasional.