Rajji: Senjata Hanya di Tangan Pemerintah Lebanon adalah Kebutuhan Nasional!
-
Menteri Luar Negeri Lebanon Youssef Rajji
Pars Today - Dalam sebuah pernyataan yang menekankan perlunya menghentikan agresi rezim Zionis tanpa syarat, Menteri Luar Negeri Lebanon menyatakan bahwa pemerintah Lebanon bertekad untuk menjalankan otoritasnya atas seluruh negeri dan bahwa monopoli senjata di tangan pemerintah merupakan langkah untuk kepentingan nasional.
Menurut laporan ISNA, Menteri Luar Negeri Lebanon Youssef Rajji menyerukan penghentian segera dan tanpa syarat atas serangan Israel terhadap Lebanon dan agar rezim Zionis menarik diri dari semua wilayah pendudukan.
Menurut surat kabar Al-Akhbar, Rajji menekankan bahwa pemerintah Lebanon berkomitmen pada keputusannya untuk memperluas kedaulatan dan dominasi penuh atas seluruh negeri dan merupakan satu-satunya lembaga yang bertanggung jawab untuk membela Lebanon.
Mengacu pada kebijakan pemerintah yang memonopoli senjata di tangan lembaga resmi, Rajji menyatakan bahwa keputusan ini bukan untuk menyenangkan pihak asing mana pun, melainkan kebutuhan Lebanon untuk membangun dan memperkuat pemerintahan.
Menlu Lebanon juga mencatat bahwa solusi diplomatik harus diberikan waktu yang cukup, karena pengalaman telah membuktikan bahwa opsi militer tidak memiliki kapasitas yang diperlukan untuk melindungi Lebanon.
Pernyataan ini dilontarkan sementara rezim Zionis terus melancarkan agresinya terhadap Lebanon meskipun perjanjian gencatan senjata telah berlalu lebih dari setahun.
Seiring berlanjutnya agresi, rezim Zionis, bersama Amerika Serikat, berupaya memajukan rencana untuk melucuti perlawanan Islam di negara itu dengan menekan pemerintah Lebanon.(sl)