Pernyataan Militer Lebanon Soal Bentrokan dengan Pasukan Pemerintah Sementara Suriah
-
Tentara Lebanon
Pars Today - Militer Lebanon mengumumkan bahwa setelah bentrokan perbatasan dengan pasukan Pemerintah Sementara Suriah, situasi kembali normal setelah kedua pihak melakukan kontak.
Menurut laporan IRNA pada Senin (15/12/2025) pagi mengutip Beirut News, Komando Militer Lebanon menambahkan dalam sebuah pernyataan, "Sebuah unit militer negara Lebanon menjadi sasaran tembakan dari wilayah Suriah saat melakukan patroli di daerah Al-Mushrifah Al-Hermel pada tanggal 14 Desember 2025, dan pasukan Militer Lebanon membalas tembakan itu tanpa melukai para prajurit.
Militer Lebanon menambahkan dalam pernyataannya bahwa setelah insiden tersebut, kontak terjalin antara militer dan otoritas Suriah dan situasi kembali normal.
Pada saat yang sama, media lokal melaporkan bahwa insiden itu terjadi selama pengejaran sekelompok penyelundup di wilayah Bekaa utara.
Menurut media Lebanon, para penyelundup menyebabkan bentrokan antara tentara negara itu dan pasukan keamanan publik Pemerintah Sementara Suriah setelah memasuki wilayah Suriah.
Menurut laporan ini, bentrokan berlangsung sekitar setengah jam di daerah Al-Mushrifah antara Hermel dan Al-Qaa. Tentara Lebanon segera memblokir jalur penyelundupan dengan membangun tanggul dan melakukan pengerahan besar-besaran di area bentrokan.
Para pejabat militer Lebanon menekankan bahwa situasi sekarang tenang dan tentara masih berada di daerah itu untuk menjaga keamanan perbatasan.
Wilayah perbatasan antara Lebanon dan Suriah telah menyaksikan banyak insiden keamanan dan upaya untuk memerangi kegiatan penyelundupan dalam beberapa tahun terakhir, dan pasukan Lebanon terus menekankan perlunya menjaga stabilitas dan mencegah ketidakamanan di daerah-daerah ini.(sl)