Pejabat Rusia: Eskalasi Ketegangan Soal Isu Nuklir Iran Tindakan yang Salah
https://parstoday.ir/id/news/daily_news-i183428-pejabat_rusia_eskalasi_ketegangan_soal_isu_nuklir_iran_tindakan_yang_salah
Pars Today - Kepala Departemen Non-Proliferasi dan Pengendalian Senjata Kementerian Luar Negeri Rusia menekankan dalam sebuah pernyataan bahwa meningkatkan ketegangan terkait isu nuklir Iran adalah jalan yang salah dan akan menyebabkan kebuntuan.
(last modified 2026-01-04T09:54:16+00:00 )
Jan 02, 2026 13:48 Asia/Jakarta
  • Oleg Postnikov, Kepala Departemen Non-Proliferasi dan Pengendalian Senjata Kemenlu Rusia
    Oleg Postnikov, Kepala Departemen Non-Proliferasi dan Pengendalian Senjata Kemenlu Rusia

Pars Today - Kepala Departemen Non-Proliferasi dan Pengendalian Senjata Kementerian Luar Negeri Rusia menekankan dalam sebuah pernyataan bahwa meningkatkan ketegangan terkait isu nuklir Iran adalah jalan yang salah dan akan menyebabkan kebuntuan.

Menurut laporan IRNA pada hari Jumat (02/01/2026), Oleg Postnikov, Kepala Departemen Non-Proliferasi dan Pengendalian Senjata Kemenlu Rusia dalam sebuah wawancara dengan Sputnik mengatakan, "Meningkatkan ketegangan dalam isu ini adalah tindakan yang tidak berguna dan tidak ada alternatif yang masuk akal selain penyelesaian politik dan diplomatik di bidang ini."

Postnikov menambahkan, "Tahun lalu (2025) kita menyaksikan upaya nyata untuk mencapai pemahaman yang langgeng yang menghilangkan keraguan tentang sifat damai program nuklir Iran, dengan mempertimbangkan kepentingan sah Tehran, dan Rusia juga melakukan upaya dalam hal ini, tetapi pendekatan Barat untuk meningkatkan ketegangan mengalahkan semua upaya ini."

"Rusia secara teratur menerima sinyal dari Iran tentang kesiapan Tehran untuk berdialog berdasarkan penghormatan dan kepatuhan terhadap hukum internasional, dan khususnya Perjanjian tentang Non-Proliferasi Senjata Nuklir, yang mengakui hak negara-negara non-nuklir untuk mengembangkan energi nuklir untuk tujuan damai," imbuhnya.

Postnikov menekankan, "Hak untuk menggunakan energi nuklir untuk tujuan damai adalah hak hukum yang tidak dapat ditolak atau dibatasi."(sl)