Keprihatinan London atas Situasi Warganya di Venezuela seraya Mengklaim Netralitas
Pars Today – Pemerintah Inggris, dengan menyatakan keprihatinan atas kondisi lebih dari 500 warganya di Venezuela, menolak segala bentuk keterlibatan dalam serangan terbaru Amerika Serikat terhadap Caracas; sebuah sikap yang menuai kritik dari para aktivis anti-perang.
Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, dengan menyinggung keberadaan lebih dari 500 warga negara Inggris di Venezuela, mengklaim bahwa London tidak memiliki peran dalam serangan Amerika ke Caracas dan menekankan pentingnya mematuhi hukum internasional.
Pernyataan Perdana Menteri Inggris ini muncul ketika para aktivis anti-perang di negara tersebut menuduh pemerintah bersikap ganda dalam kebijakan luar negeri, dengan menunjuk pada dukungan London terhadap rezim Israel, yang dianggap bertentangan dengan klaim komitmen terhadap hukum internasional.
Amerika Serikat pada hari Sabtu (3 Januari) melakukan serangan terhadap Venezuela, sebuah tindakan yang memicu gelombang reaksi internasional.
Pemerintah Venezuela menyebut tindakan itu sebagai “agresi militer” dan, sambil mengumumkan keadaan darurat, meminta diadakannya sidang darurat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK-PBB). (MF)