Menlu Prancis Mendukung Penangguhan Perjanjian Perdagangan Uni Eropa-AS
-
Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noël Barrot
Pars Today - Menteri Luar Negeri Prancis menyambut baik keputusan kelompok-kelompok politik utama di Parlemen Eropa untuk tidak meratifikasi perjanjian perdagangan dengan Amerika Serikat dalam pidatonya.
Menurut IRNA, mengutip Reuters, Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noël Barrot mengatakan, "Ancaman pemberlakuan tarif bea cukai adalah alat pemerasan untuk mendapatkan konsesi yang tidak beralasan."
Ia menekankan, "Komisi Eropa memiliki alat yang sangat kuat untuk menanggapi ancaman Trump."
Sebagai wilayah semi-otonom di dalam Kerajaan Denmark, Greenland mengelola sebagian besar urusan internalnya. Posisi geopolitik Greenland yang unik telah menjadikan pulau ini sebagai subjek yang diinginkan Amerika Serikat untuk didekati.
Greenland memiliki cadangan sumber daya alam yang kaya, terutama mineral langka yang berharga yang dibutuhkan dalam industri telekomunikasi. Wilayah ini juga memiliki uranium, miliaran barel minyak yang belum dieksploitasi, dan cadangan gas alam yang sangat besar.
Presiden AS Donald Trump telah mengumumkan bahwa negara mana pun yang menentang aneksasi Greenland ke Amerika Serikat akan dikenakan tarif 10% mulai 1 Februari, dan tarif ini akan meningkat menjadi 25% mulai 1 Juni.
Denmark, Norwegia, Swedia, Finlandia, Belanda, Prancis, Jerman, dan Inggris termasuk di antara negara-negara yang terkena dampak tarif ini.(sl)