Polandia Akan Membangun Sistem Anti-Drone Terbesar di Eropa
-
Bendera Polandia
Pars Today - Polandia sedang bersiap untuk menandatangani kontrak pembangunan sistem anti-drone Eropa senilai sekitar €2 miliar, menurut laporan beberapa sumber.
Menurut laporan IRNA hari Minggu (26/01/2026) mengutip surat kabar Prancis Le Figaro, Warsawa, yang saat ini menghabiskan hampir lima persen dari PDB-nya untuk memperkuat pertahanannya, baru-baru ini memperkirakan bahwa pembangunan "perisai" anti-drone di perbatasan timurnya dapat menelan biaya sekitar €2 miliar.
Menteri Pertahanan Polandia Władysław Kosiniak-Kamysz mengumumkan penandatanganan kontrak yang akan segera dilakukan untuk membangun "sistem anti-drone terbesar di Eropa" di negara anggota NATO itu.
Menurut Władysław, "Kontrak antara Warsawa dan konsorsium internasional yang dibentuk untuk memenuhi "kebutuhan operasional yang mendesak" akan ditandatangani pada akhir Januari."
Menhan Polandia mengatakan kepada surat kabar Gazeta Wyborcza, tanpa memberikan jumlah investasi yang tepat, bahwa negosiasi antara Badan Persenjataan Polandia dan konsorsium yang dibentuk untuk proyek itu telah selesai.
Ia menambahkan bahwa sistem baru itu akan didasarkan pada berbagai jenis senjata, terutama yang dipasok oleh vendor lokal, tetapi dengan kerja sama dari kelompok asing.
Władysław menyinggung penandatanganan kontrak tahun lalu dengan kelompok Amerika Anduril, dan mengatakan bahwa perusahaan Norwegia Kongsberg termasuk di antara kelompok yang sedang kami ajak bernegosiasi.
Polandia, yang juga merupakan anggota Uni Eropa, berbatasan dengan Ukraina, Rusia, dan Belarus. Negara ini adalah salah satu pendukung terkuat Kiev dalam konfrontasinya dengan Rusia.
Warsawa baru-baru ini menawarkan untuk mengirimkan jet tempur MiG-29 rancangan Soviet terakhirnya ke Kiev, sekaligus menyatakan minat pada teknologi drone Ukraina, yang telah berkembang pesat sejak awal perang.(sl)