Rusia: Evaluasi Iran tentang Negosiasi dengan AS Lebih Mendekati Kenyataan
https://parstoday.ir/id/news/daily_news-i190316-rusia_evaluasi_iran_tentang_negosiasi_dengan_as_lebih_mendekati_kenyataan
Pars Today – Seorang pejabat senior Rusia menyatakan bahwa evaluasi pihak Iran terhadap negosiasi dengan Amerika Serikat lebih mendekati kenyataan.
(last modified 2026-05-23T12:23:09+00:00 )
May 23, 2026 19:21 Asia/Jakarta
  • Mikhail Ulyanov
    Mikhail Ulyanov

Pars Today – Seorang pejabat senior Rusia menyatakan bahwa evaluasi pihak Iran terhadap negosiasi dengan Amerika Serikat lebih mendekati kenyataan.

Menurut laporan Kantor Berita Mehr, Mikhail Ulyanov, Perwakilan Rusia untuk lembaga-lembaga internasional yang berbasis di Wina, sebagai tanggapan atas wawancara Esmail Baghaei, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, di X menulis: "Kami menerima pesan-pesan yang sangat kontroversial. Tampaknya evaluasi pihak Iran lebih mendekati kenyataan. Pesan-pesan Amerika Serikat pada saat ini kurang bertanggung jawab."

 

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, pada Jumat 22/5/2026) malam, dalam wawancara televisi memaparkan perkembangan terkait proses negosiasi Iran dan Amerika Serikat, dan mengatakan: "Proses yang sedang berlangsung dan kehadiran pejabat tinggi Pakistan di Tehran berarti bahwa kita telah mencapai titik balik atau situasi yang menentukan. Seperti yang mungkin Anda ingat, kami telah memiliki kunjungan Asim Munir ke Tehran, dan proses ini terus berlanjut."

 

Baghaei, dalam menjawab pertanyaan apakah ini berarti perubahan dalam proses negosiasi, mengatakan: "Ya, kita tidak bisa mengatakan bahwa kita telah mencapai titik di mana kesepakatan sudah dekat; tentu saja tidak, bukan seperti itu. Prosesnya terus berlanjut, dan tidak istimewa (tidak luar biasa), tetapi juga tidak normal seperti biasanya. Saya telah mengatakan sebelumnya bahwa perbedaan pendapat antara Iran dan Amerika Serikat sangat dalam dan banyak, terutama setelah kejahatan yang mereka lakukan dalam dua tiga bulan terakhir. Tidak dapat dikatakan bahwa dengan beberapa kali bolak-balik atau negosiasi dalam beberapa minggu atau bulan kita pasti akan mencapai hasil. Diplomasi membutuhkan waktu, dan para pihak menggunakan setiap kesempatan untuk menyampaikan pandangan mereka."

 

Sementara itu, Marco Rubio, Menteri Luar Negeri AS, mengklaim adanya kemajuan dalam negosiasi dan mengatakan bahwa ada tanda-tanda yang baik.

 

Para pakar menilai pernyataan optimis pejabat AS sebagai upaya mereka untuk menekan harga minyak dan mencegah kenaikannya lebih lanjut. (MF)