Rakyat Indonesia Demo Keputusan Trump soal Al-Quds
https://parstoday.ir/id/news/indonesia-i48051-rakyat_indonesia_demo_keputusan_trump_soal_al_quds
Rakyat Indonesia selama empat hari berturut-turut menggelar aksi demo menentang keputusan Presiden AS, Donald Trump yang menetapkan al-Quds sebagai ibukota Israel. Selama aksinya para demonstran membakar bendera AS dan Israel di depan kedubes AS di Jakarta.
(last modified 2026-05-04T18:06:10+00:00 )
Des 12, 2017 02:23 Asia/Jakarta
  • Warga Indonesia Demo Dukung Al-Quds
    Warga Indonesia Demo Dukung Al-Quds

Rakyat Indonesia selama empat hari berturut-turut menggelar aksi demo menentang keputusan Presiden AS, Donald Trump yang menetapkan al-Quds sebagai ibukota Israel. Selama aksinya para demonstran membakar bendera AS dan Israel di depan kedubes AS di Jakarta.

IRNA Senin (11/12) melaporkan ratusan demonstran Indonesia dari kelompok pemuda Islam negara ini menggelar aksi demo besar-besaran di depan kedubes AS di Jakarta. Selain membakar bendera Israel dan AS, demonstran juga membakar boneka Donald Trump dan Benyamin Netanyahu.

Demo warga Indonesia

Sementara itu, menurut laporan Antaranews, Massa yang berasal dari berbagai organisasi masyarakat berunjuk rasa di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Minggu, untuk memprotes kebijakan Presiden Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

Berdasarkan pantauan Antara di lokasi, ribuan orang berpakaian putih mulai berdatangan sekitar pukul 08.00 WIB dan hingga berita ini ditulis mereka masih berorasi.

Sambil membawa bendera Indonesia dan bendera Palestina, serta mengenakan "keffiyeh", selendang rajut khas Palestina juga berbagai atribut lain seperti pin dan ikat kepala, massa berulang kali meneriakkan "Allahu Akbar" sebagai bentuk solidaritas mereka terhadap sesama Muslim di Palestina.

Demo warga Indonesia

"Pemerintah Indonesia perlu bertindak lebih jauh untuk bicara dengan pimpinan negara-negara OKI demi memperjuangkan nasib Palestina sebagai negara merdeka dan berdaulat," ujar seorang orator dari atas panggung.

Sejak Presiden AS Donald Trump mengumumkan rencananya untuk memindahkan Kedutaan Besar AS untuk Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem pada Rabu (6/12), kecaman dan protes keras terus mengalir dari organisasi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

Presiden RI Joko Widodo sendiri telah menyampaikan kecaman keras terhadap sikap Trump yang dinilai telah melanggar berbagai resolusi di PBB dimana AS menjadi anggota, dan dapat mengguncang stabilitas keamanan dunia.

Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dilapokan akan menggelar sidang darurat dengan agenda al-Quds serta membahas dampak keputusan Amerika serta menyusun sikap terpadu Islam menghadapi pelecahan Donald Trump. Sidang ini akan digelar 12-13 Desember di Istanbul, Turki. (MF)