Octavino: Isi Kemerdekaan dengan Kerja Sama!
-
Duta Besar RI untuk RII Octavino Alimudin.
Perjalanan bangsa Indonesia telah memasuki 73 tahun. Belenggu penjajah sudah tidak ada. Peringatan kemerdekaan RI, 17 Agustus 2018 bisa dimaknai dengan memperkuat persahabatan antarnegara.
Dalam sambutannya, Duta Besar RI untuk Tehran Octavino Alimudin menekankan pentingnya peningkatan kerja sama di bidang politik, ekonomi, sosial-budaya, konsuler dan pertahanan antara Republik Indonesia dan Republik Islam Iran selama satu tahun terakhir.
Sejumlah kesepakatan telah ditandatangani di antaranya kesepakatan di bidang pengawasan obat dan makanan, perlindungan hak perempuan dan anak, dan kerja sama di bidang pendidikan, di mana hal ini menunjukkan komitmen kedua negara dalam mendorong kerja sama di berbagai bidang.
Selain penandatanganan berbagai perjanjian, negosiasi dan kegiatan saling kunjung antara para menteri dan utusan khusus presiden kedua negara berlangsung guna membahas kerja sama ekonomi, perdagangan dan pemajuan nilai-nilai Islam sebagai Rahmatan lil Alamin.
Kunjungan acting ketua DPR RI ke Tehran pada bulan Januari 2018, kunjungan wakil presiden Iran ke Indonesia pada bulan Mei 2018 dan kunjungan panglima Armada Barat RI ke Tehran bulan April 2018 menunjukkan dukungan atas kepemimpinan masing-masing negara dalam berbagai forum internasional yang diadakan di Indonesia dan Iran.
Disamping kunjungan pejabat tinggi kedua negara, di bidang kepemudaan dan olahraga, Indonesia dan Iran menjalin kerjasama peningkatan kapasitas dan prestasi di berbagai bidang. Pelatihan atlet pencak silat Iran oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) dan pelatihan atlet wushu Indonesia oleh Federasi Wushu Iran serta keberhasilan atlet dan pelajar kedua negara dalam menggondol medali dalam pertandingan yang diadakan di Indonesia dan Iran menunjukkan ketulusan dalam meningkatkan prestasi masing-masing.

Peringatan HUT ke-73 Kemerdekaan RI yang diselenggarakan di Wisma Kedutaan Besar RI (KBRI) di Tehran, ibu kota Iran ini juga dimeriahkan dengan berbagai lomba tarik tambang, balap karung, tenis meja dan olahraga lainnya. Perlombaan diselenggarakan di dua tempat, Tehran dan Qom.
Antusias warga diaspora Indonesia di Iran terlihat dari wajah bahagia mereka. Peringatan tahunan ini bagi pelajar Indonesia di Iran, seperti ritual persaudaraan berdimensi budaya dan nasionalisme. (RA)