Presiden Iran Perintahkan Impor 30 Juta Dosis Vaksin Covid-19
-
Presiden Raisi memimpin rapat dengan Satgas Nasional Penanganan Covid-19 Iran.
Presiden Iran Sayid Ebrahim Raisi mengatakan pembelian 30 juta dosis vaksin Covid-19 sudah dipastikan.
Hal itu disampaikan Raisi dalam rapat dengan Satgas Nasional Penanganan Covid-19 Iran, Sabtu (14/8/2021) seperti dikutip laman ISNA.
Ia menekankan bahwa dibutuhkan tekad dan konsensus nasional untuk mengendalikan dan menghentikan penyebaran virus Corona.
"Semua sektor pemerintah dan non-pemerintah, para pejabat dan semua individu masyarakat harus menyatukan suara untuk mengendalikan penyebaran virus berbahaya ini," imbuh Raisi.
Menurutnya, tindakan penting selanjutnya adalah mempercepat proses vaksinasi. Impor 30 juta dosis vaksin sudah pasti.
"Para ahli percaya bahwa 60 juta dosis vaksin lagi harus diberikan untuk mengendalikan situasi Covid-19 di Iran," kata Raisi.
Presiden Iran menyatakan bahwa tidak cukup merumuskan dan mengumumkan protokol kesehatan saja. Langkah-langkah harus disusun dan dilaksanakan, karena mematuhi protokol kesehatan merupakan bagian dari hak-hak sosial masyarakat. Jika seseorang tidak mematuhi protokol ini dan menyebabkan orang lain sakit, maka ia telah melanggar hak-hak mereka.
Raisi juga menekankan perlunya pengawasan yang lebih ketat terhadap lalu lintas perbatasan dan mencegah arus masuk ilegal.
"Apa yang sudah dilakukan di bidang ini belum cukup. Penegakan protokol kesehatan juga harus diawasi secara efektif terhadap arus lalu lintas yang diizinkan," tegasnya. (RM)