Kamalvandi: Laporan Dirjen IAEA tentang Iran tidak Mencerminkan Niat Baik
-
Jubir AEOI, Behrouz Kamalvandi
Juru bicara Organisasi Energi Atom Republik Islam Iran (AEOI) mengatakan, sangat disayangkan laporan dirjen IAEA tentang program nuklir Iran tidak mencerminkan kerja sama dan niat baik Republik Islam Iran.
Dirjen Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Rafael Grossi di pidatonya di hadapan anggota Dewan Gubernur IAEA mengklaim bahwa Iran tidak memberi penjelasan bahwa temuan IAEA di tiga lokasi yang dirahasaikan di Iran dari sisi teknis valid.
Ini bukan pertama kalinya dirjen IAEA, meski ada kerja sama penuh Iran dan inspeksi total organisasi ini terhadap program nuklir Iran, melontarkan berbagai klaim melawan program Iran ini.
Menurut laporan MNA, Behrouz Kamalvandi Rabu (8/6/2022) menambahkan, troika Eropa dan juga Amerika Serikat memulai gerakan yang memutuskan bahwa sebagian kerja sama di luar safeguard dan bukan dari komitmen Iran serta dilakukan Tehran karena niat baik (seperti perekaman sejumlah aktivitas oleh kamera dan perangkat pengukur dari monitor pengayaan on-line OLEM) harus dihentikan.
"Sebelumnya tidak ada keharusan data perangkat ini diserahkankepada IAEA, kecuali syarat Iran diterima dan berdasarkan undang-undang strategis parlemen Iran, mulai hari ini data tersebut tidak akan lagi direkam," papar Kamalvandi.
Kamalvandi menjelaskan, lebih dari 80 persen kamera yang ada milik IAEA adalah kamera pengaman dan kamera yang mulai hari ini diputus adalah kamera di luar safeguard dan IAEA tidak lagi dapat memanfaatkan data kamera ini.
Jubir AEOI berharap dengan langkah yang diambil, IAEA akan mengubah metodenya dan melalui metode seperti ini tidak dapat lagi diharapkan Republik Islam Iran bekerja sama menghadapi sikap pihak seberang yang tidak bekerja sama dan memiliki niat buruk.
Organisasi Energi Atom Republik Islam Iran (AEOI) hari ini mengkonfirmasi dihentikannya pengoperasian kamera pengukur di luar perjanjian milik IAEA di Iran.
AEOI di statemennya menyatakan, Republik Islam Iran sampai saat ini memiliki kerja sama luas dengan IAEA, tapi sangat disayangkan organisasi ini tanpa mencermati bahwa kerja sama ini muncul karena niat baik Iran, bukan saja tidak mensyukuri kerja sama ini, bahkan memandangnya sebagai kewajiban Iran. (MF)