Presiden Iran: Dukung Daesh, AS Tak Bisa Klaim Diri Pembela HAM
-
Presiden Iran Sayid Ebrahim Raisi
Preisden Republik Islam Iran mengatakan, Amerika Serikat sebagai pendukung kelompok teroris Daseh, tidak bisa mengklaim diri sebagai pembela hak asasi manusia.
Sayid Ebrahim Raisi, Kamis (27/10/2022) mengecam serangan teror ke Makam Ahmad bin Musa Al Kadzim (Shah Ceragh) di kota Shiraz kemarin, dan menanggapi statemen kelompok teroris Daesh yang mengaku bertanggung jawab atas serangan ini.
Raisi menuturkan, "Siapa yang mendukung kelompok teroris ini, dan mengirimnya untuk membunuhi bangsa-bangsa kawasan. Sekarang pertanyaan rakyat Iran, dan para penuntut kebebasan dunia adalah ketika AS secara resmi mengakui telah membentuk Daesh, bagaimana mungkin tanpa malu mengklaim diri pembela HAM."
Ia menambahkan, "Masyarakat dunia menyaksikan bagaimana AS yang berkoar-koar soal kemanusiaan dan HAM meneror Letjen Syahid Qassem Soleimani, komandan perang melawan terorisme."
Presiden Iran menegaskan, "Dunia ingin bangsa Iran tidak independen dan tidak maju, tapi bangsa Iran bertekad untuk mulia dan terhormat, berdiri di atas kaki sendiri, dan tidak pernah mau tunduk pada kubu arogan dunia. Saya tidak ragu perang ini akan dimenangkan oleh bangsa besar Iran." (HS)