Forum Dialog Tehran Ketiga, Membangun Saling Percaya di Kawasan
Forum Dialog Tehran ketiga (TDF 2022) mengusung tema "Kebijakan Bertetangga Republik Islam Iran, sebuah pendekatan untuk membangun persahabatan dan kepercayaan".
Pembukaan Forum Dialog Tehran dimulai hari Senin (19/12/2022) dengan kehadiran dan pidato para tokoh dan pejabat Iran, termasuk Hossein Amir-Abdollahian, Menteri Luar Negeri Iran, serta beberapa pejabat, akademisi dan tokoh negara lain.
Sekitar 70 orang dari 36 negara hadir dalam forum ini, termasuk pejabat politik, pengelola think tank dan lembaga penelitian, pemikir dan peneliti.
Dalam berbagai pertemuan segi empat forum ini setelah pembukaan, akan dilakukan pertukaran pemikiran terkait perkembangan terkini di Asia Barat dan keamanan di Teluk Persia, koneksi regional dan keamanan energi, krisis Ukraina dan konsekuensi regional dan globalnya, serta prospek perdamaian dan pemerintahan inklusif di Afghanistan.
Forum Dialog Tehran, putaran pertama dan kedua diadakan pada tahun 2019 dan 2020 yang telah memainkan peran penting dalam menyatukan dan berinteraksi dengan pejabat politik dan pemikir di bidang studi internasional dan regional, khususnya di bidang Asia Barat.
Konsep sentral pertemuan tahun ini mengusung "Kebijakan Bertetangga Republik Islam Iran, sebuah pendekatan untuk membangun persahabatan dan kepercayaan".
Jelas bahwa untuk menyelesaikan masalah kawasan dan meningkatkan kerja sama, perlu untuk memulihkan kepercayaan antara negara-negara kawasan, dan atas dasar ini penting untuk memperkuat dialog dalam bentuk pertemuan seperti pertemuan Forum Dialog Tehran untuk menciptakan konvergensi dan kepercayaan.
Kebijakan bertetangga yang baik dan bersahabat dengan negara-negara tetangga merupakan salah satu tujuan Republik Islam Iran. Peran yang dimainkan Iran, terutama dalam beberapa tahun terakhir, terus berlanjut secara aktif di kawasan yang memiliki urgensi khusus dari sudut pandang politik dan ekonomi, dan pada saat yang sama menghadapi banyak komplikasi.
Iran memiliki banyak kapasitas regional, termasuk geografi, budaya, dan sumber daya alam, yang mengarahkannya pada kerja sama dan interaksi intra-regional dan antar-regional. Berdasarkan hal tersebut, pemerintah Iran juga mengupayakan pengembangan hubungan dengan mereka, termasuk kerja sama multilateral dan regional, dengan mengutamakan negara-negara tetangga di kawasan.
Forum Dialog Tehran ketiga (TDF 2022) mengusung tema "Kebijakan Bertetangga Republik Islam Iran, sebuah pendekatan untuk membangun persahabatan dan kepercayaan".
Iran juga telah mengajukan gagasan untuk membentuk forum dialog regional antara negara-negara Islam di Asia Barat demi memfasilitasi interaksi berdasarkan tujuan bersama dan prinsip-prinsip umum yang diterima antara negara-negara di kawasan tersebut.
Tujuan dan prinsip ini mencakup penghormatan terhadap kedaulatan, integritas wilayah, dan independensi politik negara, batas yang tidak bisa diganggu gugat, tidak mencampuri urusan internal negara lain, penyelesaian sengketa secara damai, melarang ancaman atau penggunaan kekuatan dan penyebaran perdamaian, stabilitas dan kemajuan di kawasan.
Dalam hal ini, Republik Islam Iran sebelumnya mengusulkan "Rencana Perdamaian Hormuz" dengan tujuan menyelesaikan perselisihan dengan beberapa negara Arab dan Islam di kawasan Teluk Persia. Pada tahun lalu, dengan meningkatkan interaksi politik dan ekonomi dengan negara-negara tersebut, Iran telah mencoba mengambil langkah-langkah untuk menyelesaikan dan mengurangi perbedaan dan mendorong negara-negara tersebut untuk membentuk sistem keamanan yang berorientasi ke dalam yang bebas dari campur tangan kekuatan asing.
Oleh karena itu, kebijakan Iran terhadap negara tetangga ditujukan untuk membangun rasa saling percaya dan mendukung keutuhan wilayah dan kedaulatan nasional semua negara di kawasan.
Misalnya, kelanjutan konsultasi dengan tujuan membentuk pemerintahan yang inklusif dengan partisipasi semua kelompok etnis di Afghanistan sedemikian rupa sehingga akan membawa stabilitas dan keamanan di negara ini, merupakan salah satu prioritas pemerintah Iran di bidang politik regional.
Jelas, bahwa Republik Islam Iran mendukung setiap rencana, interaksi, dan dialog untuk memastikan perdamaian dan ketenangan yang berpusat pada peran negara-negara kawasan.
Penyelenggaraan Forum Dialog Tehran Ketiga juga dapat dievaluasi dalam kerangka yang sama. Karena dari sudut pandang Iran, dialog antara negara-negara kawasan tanpa campur tangan asing adalah satu-satunya cara yang tepat untuk menyelesaikan masalah dan perselisihan saat ini.(sl)