Raisi: Transformasi Regional Tak Pengaruhi Hubungan Iran-Suriah
May 03, 2023 18:45 Asia/Jakarta
-
Presiden Iran bertemu Presiden Suriah di Damaskus
Presiden Iran dan Suriah, dalam pertemuan delegasi tinggi dua negara, menegaskan bahwa hubungan Tehran-Riyadh tetap stabil meski di masa-masa sulit, dan diterpa badai politik dan keamanan yang kencang di kawasan Asia Barat.
Presiden Iran Sayid Ebrahim Raisi, Rabu (3/5/2023) saat bertemu Presiden Suriah Bashar Al Assad, di Damaskus, mengaku gembira karena pemerintah dan rakyat Suriah, serta poros perlawanan menang atas terorisme dan berhasil melewati masa-masa sulit.
Raisi menambahkan, "Perubahan-perubahan regional dan transregional yang banyak terjadi belakangan ini, tidak akan mempengaruhi hubungan bersaudara Iran dan Suriah."
"Hubungan Iran dan Suriah, memiliki ikatan erat dengan darah para syuhada terutama Syahid Qassem Soleimani, dan nama ini menjadi kunci stabilitas dan kekuatan hubungan dua negara," katanya.
Presiden Iran lebih lanjut menjelaskan, "Pemerintah dan rakyat Suriah, telah melewati berbagai kesulitan dan permasalahan besar, dan hari ini kita bisa katakan bahwa Anda telah mengatasi kesulitan-kesulitan tersebut, meski diancam dan disanksi, namun Anda mampu meraih kemenangan."
Menurut Raisi, hari ini kebenaran posisi Iran dan Suriah, kesesuaian jalan ini dengan rasionalitas, perlawanan dan perjuangan, sepenuhnya terbukti, dan membuahkan hasil, dan orang-orang yang kemarin meragukan sikap dan posisi politik, pandangan dan visi Iran terkait Suriah, sekarang mengakui bahwa sikap ini benar dan adil.
Sementara itu, Presiden Suriah, dalam pertemuan itu berterimakasih atas sikap dan dukungan Republik Islam Iran terhadap pemerintah dan rakyat Suriah, di masa-masa sulit, dan krisis.
Bashar Al Assad menuturkan, "Pemerintah dan rakyat Suriah, tidak akan pernah melupakan kasih sayang, dan bantuan saudara-saudara kami di Iran."
Pada saat yang sama, Assad mendesak keterlibatan lebih aktif Republik Islam Iran, dalam upaya mewujudkan perdamaian dan keamanan berkelanjutan di Suriah, dan partisipasi aktif Tehran, dalam rekonstruksi wilayah-wilayah bekas perang. (HS)
Tags