Hasil Kunjungan Pezeshkian ke Kazakhstan dan Turkmenistan, 14 Dokumen Ditandatangani
https://parstoday.ir/id/news/iran-i182130-hasil_kunjungan_pezeshkian_ke_kazakhstan_dan_turkmenistan_14_dokumen_ditandatangani
Presiden Republik Islam Iran mengatakan bahwa kunjungannya ke Kazakhstan dan Turkmenistan membuahkan hasil yang positif.
(last modified 2025-12-13T06:14:58+00:00 )
Des 13, 2025 13:10 Asia/Jakarta
  • Hasil Kunjungan Pezeshkian ke Kazakhstan dan Turkmenistan, 14 Dokumen Ditandatangani

Presiden Republik Islam Iran mengatakan bahwa kunjungannya ke Kazakhstan dan Turkmenistan membuahkan hasil yang positif.

Tehran, Parstoday, Masoud Pezeshkian, Presiden Republik Islam Iran, pada Jumat malam setibanya di Tehran menyatakan bahwa kunjungan tiga hari ke Kazakhstan dan Turkmenistan membawa berbagai capaian penting. Ia menegaskan bahwa kunjungan tersebut berkontribusi pada pengembangan kerja sama dan penguatan hubungan persahabatan dengan negara-negara tetangga di berbagai bidang.

Masoud Pezeshkian dalam menjelaskan capaian kunjungan ke Kazakhstan dan Turkmenistan mengatakan bahwa pengembangan dan penguatan hubungan dengan negara-negara sahabat dan tetangga merupakan salah satu kebijakan utama Republik Islam Iran. Dalam kerangka tersebut, berbagai dialog dan kesepakatan positif berhasil dicapai dalam perjalanan ini.

Ia menyebutkan bahwa 14 dokumen kerja sama telah ditandatangani dengan Kazakhstan, para pedagang dan pelaku ekonomi Iran mengadakan dialog konstruktif dengan mitra mereka dari negara tersebut, serta tercapai sejumlah kesepakatan penting. Selain itu, pembahasan yang baik juga dilakukan terkait isu-isu budaya dan kesehatan.

Pezeshkian, dengan merujuk pada tahap kedua perjalanan dan kehadirannya di Ashgabat, Turkmenistan, menambahkan bahwa para kepala negara kawasan turut hadir untuk mengikuti Konferensi Perdamaian dan Kepercayaan. Ia menyatakan bahwa dalam pertemuan terpisah dengan Gurbanguly Berdimuhamedov, Pemimpin Nasional Turkmenistan, serta Serdar Berdimuhamedov, Presiden Turkmenistan, dialog yang konstruktif telah dilakukan dan berbagai kesepakatan sebelumnya ditinjau kembali. Selain itu, ia juga mengadakan pertemuan dengan sejumlah presiden dan perdana menteri negara-negara peserta konferensi tersebut.

Presiden Iran juga menyinggung pertemuannya dengan Vladimir Putin, Presiden Rusia, dan menegaskan bahwa pembahasan mendalam dilakukan mengenai program-program strategis dan kesepakatan bilateral kedua negara. Dalam pertemuan tersebut, kesepakatan yang ada ditinjau kembali dan instruksi diberikan kepada para menteri terkait untuk mempercepat implementasinya. Ia juga menyebutkan bahwa dialog dilakukan dengan Perdana Menteri Pakistan, Presiden Irak, dan Perdana Menteri Myanmar mengenai berbagai isu yang menjadi kepentingan bersama.

Presiden Republik Islam Iran menekankan bahwa kesempatan yang tercipta dalam kunjungan ini untuk bertemu dan berdialog dengan para pemimpin serta pejabat berbagai negara merupakan peluang yang sangat berharga. Ia menyimpulkan bahwa hasil dari perjalanan tersebut menunjukkan hubungan Iran dengan negara-negara tetangga semakin mendalam, tingkat saling pengertian terus meningkat, dan berbagai tantangan yang dihadapi dapat diselesaikan dengan lebih baik melalui interaksi, kerja sama, dan proses dialog yang berkelanjutan.(PH)