318 Proyek Pembangunan Sekolah di Provinsi Lorestan, Iran Barat, Dimulai
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lorestan di Iran barat mengumumkan dimulainya 318 proyek pendidikan dan peningkatan kualitas ruang yang ada dengan tujuan meningkatkan keadilan pendidikan dan kualitas belajar di provinsi ini.
Seyed Isa Sohrabi, Kepala Dinas Pendidikan Lorestan di Iran barat, pada hari Rabu dalam pertemuan "Gerakan Pengembangan Keadilan Pendidikan dengan Partisipasi Masyarakat" yang dihadiri oleh Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, di Khorramabad, mengumumkan pelaksanaan proyek-proyek luas untuk pengembangan ruang pendidikan berstandar di provinsi ini. Ia menyatakan bahwa dalam kerangka gerakan ini, 318 proyek pendidikan dengan 826 ruang kelas dan luas bangunan 101.633 meter persegi telah dimulai di provinsi tersebut.
Sohrabi, merujuk pada pentingnya keadilan pendidikan, mengatakan, "Kami memanfaatkan kapasitas masyarakat. Masyarakat, para dermawan pembangun sekolah, Korps Pengawal Revolusi Islam, dan lembaga lainnya berinisiatif, dan saat ini 3.826 orang dari berbagai lapisan masyarakat bekerja sama dalam proyek-proyek pendidikan provinsi." Ia menegaskan bahwa gerakan masyarakat ini menunjukkan bahwa kapan pun pendidikan menjadi prioritas pemerintah, masyarakat juga akan turun tangan dengan segenap kapasitasnya.
Peningkatan Kualitas Ruang Pendidikan dan OlahragaKepala Dinas Pendidikan Lorestan selanjutnya merujuk pada langkah-langkah yang diambil untuk meningkatkan kualitas ruang pendidikan dan mengatakan bahwa dalam periode ini, pusat-pusat riset, laboratorium, perkemahan, dan ruang pendidikan lainnya di provinsi telah ditingkatkan kualitasnya dan dilengkapi peralatannya. Juga dalam satu tahun terakhir, 48 ruang olahraga baru telah disediakan bagi para siswa.
Sohrabi, dengan menyatakan bahwa peningkatan kualitas pendidikan bersama dengan pengembangan ruang menjadi prioritas, mengatakan, "Fokus utama kami adalah pada pendidikan dan pemberdayaan sumber daya manusia, dan lebih dari 97 persen guru di provinsi telah menerima pelatihan yang diperlukan." Ia melanjutkan bahwa dalam kerangka pelaksanaan peta jalan dokumen transformasi fundamental, lebih dari dua ribu kepala sekolah di provinsi telah berpartisipasi dalam kursus-kursus pelatihan, karena sekolah yang ideal tidak akan terwujud tanpa kepala sekolah yang ideal.
Program-Program Pendidikan Modern di LorestanKepala Dinas Pendidikan Lorestan di akhir, merujuk pada revitalisasi ruang kelas, pengaktifan ruang pendidikan, penyelenggaraan kursus pelatihan kecerdasan buatan, dan program-program modern lainnya, mengatakan, "Meskipun Lorestan menghadapi tantangan dalam rata-rata nilai akhir, sebuah program komprehensif telah disusun untuk mengatasi masalah ini, dan untuk pertama kalinya sekolah internet dan televisi provinsi telah diluncurkan guna menyediakan landasan peningkatan kualitas pendidikan siswa."(PH)