Revolusi Pertanian di Urmia: 100 Ribu Hektar Siap Selamatkan Danau
-
Pertanian
ParsToday – Perubahan pola tanam di 100 ribu hektar lahan di sekitar Danau Urmia masuk dalam agenda dengan tujuan meningkatkan produktivitas air dan mendukung program penyelamatan kawasan perairan ini.
Melaporkan dari IRNA, ParsToday pada Sabtu, 21 Februari 2026, Kepala Organisasi Jihad Pertanian Azerbaijan Barat, Jumat di Urmia, mengumumkan bahwa program perubahan pola tanam di sekitar Danau Urmia dilaksanakan untuk menjaga sumber daya air dan mengurangi tekanan pada sumber air bawah tanah dan permukaan.
Proyek ini akan dioperasikan di lahan pertanian seluas 100 ribu hektar di sekitar danau. Fokus utamanya adalah peningkatan produktivitas air, pengembangan tanaman dengan kebutuhan air rendah, dan manajemen ilmiah konsumsi air.
Mohammad Reza Asghari, Kepala Organisasi Jihad Pertanian Azerbaijan Barat, di sela-sela kunjungan gubernur ke proyek komprehensif penanggulangan desertifikasi dan pengendalian pusat produksi debu garam di wilayah Jabal Kandi, Urmia, menjelaskan dimensi program ini.
Ia mengatakan, "Pengembangan sistem irigasi modern, perbaikan dan rehabilitasi saluran air tradisional (qanat) dan kanal, pengembangan pertanian rumah kaca, serta promosi manajemen konsumsi air yang benar merupakan poros terpenting perubahan pola tanam."
Asghari dengan menekankan peran sektor pertanian dalam keberhasilan program penyelamatan Danau Urmia menambahkan, "Pelaksanaan program pendidikan dan penyuluhan bagi petani berada di puncak agenda kami. Kami berupaya meningkatkan produktivitas air di lahan pertanian provinsi secara nyata."
Pengembangan Irigasi Modern dan Tanaman dengan Kebutuhan Air Rendah
Asghari menyebut implementasi serangkaian proyek air dan tanah sebagai langkah pendukung perubahan pola tanam. Ia menegaskan, "Perbaikan dan pelapisan beton kanal tingkat tiga dan empat, penggunaan varietas tanaman yang dimodifikasi dan tahan kekeringan, manajemen penjadwalan irigasi berdasarkan kebutuhan aktual tanaman, serta pelaksanaan proyek transmisi air dengan pipa untuk mengurangi kehilangan akibat evaporasi dan perkolasi dalam, terus dilakukan."
Berdasarkan pernyataan pejabat provinsi, langkah-langkah ini dilaksanakan dalam kerangka program nasional penyelamatan Danau Urmia dengan partisipasi aktif para petani dan lembaga eksekutif. Perubahan pola tanam sebagai salah satu pilar utama penyelamatan Danau Urmia memainkan peran menentukan dalam keberlanjutan sumber daya air, pengendalian debu garam, dan penguatan ketahanan pangan di Iran.(sl)