Iran: Pendekatan AS di Masa Trump Tidak Bisa Diprediksi
Asisten Khusus Ketua Parlemen Republik Islam Iran untuk Urusan Internasional mengatakan, pendekatan Amerika Serikat setelah berkuasanya Donald Trump –seperti perkembangan cepat di Timur Tengah– tidak dapat diprediksi.
Hossein Amir-Abdollahian mengatakan hal itu dalam pertemuan dengan Nguyen Hong Thach, Duta Besar Vietnam untuk Iran, Rabu (16/11/2016).
"Kebijakan AS terkait kawasan dan dunia selalu didasarkan pada sistem hegemonik," imbuhnya seperti dilansir IRNA.
Ia mengungkapkan harapan bahwa solusi politik untuk semua krisis di kawasan termasuk di Suriah akan menjadi perhatian AS, dan Gedung Putih akan bergerak di jalur rasionalitas dan bijak sehingga kawasan akan menjadi damai.
Asisten Khusus Ali Larijani itu lebih lanjut menyambut perluasan hubungan Iran dengan Vietnam.
"Parlemen Republik Islam Iran dan terutama Kelompok Persahabatan Parlemen Republik Islam-Vietnam siap untuk memperluas hubungan kedua negara," pungkasnya.
Sementara itu, Dubes Vietnam untuk Tehran menyatakan kepuasan atas pembentukan Kelompok Persahabatan Parlemen Iran-Vietnam.
Nguyen Hong Thach mengatakan bahwa Vietnam sedang mengejar peningkatan hubungan parlemen dengan Iran dan dalam kerangka tujuan ini, setiap peluang akan digunakan termasuk penggunaan kapasitas Kelompok Persahabatan Parlemen. (RA)