Rouhani: Imam Khomeini Milik Seluruh Muslimin
-
Hassan Rouhani
Presiden Republik Islam Iran mengatakan, diskursus Imam Khomeini dan pencegahan serta upaya memajukan cita-cita Revolusi Islam, sebagaimana juga kebebasan dan independensi, terkandung dalam esensi Republik Islam Iran.
Hassan Rouhani, Presiden Iran, Senin (30/1) di Makam Imam Khomeini, Pendiri Republik Islam Iran menuturkan, Imam Khomeini dalam meraih kemenangan dan pembangunan Revolusi Islam, menentang segala bentuk aksi bersenjata dan selalu menekankan perjuangan budaya dan rakyat.
Menurut Rouhani, jalan Imam Khomeini adalah jalan kebebasan dan independensi.
"Manifestasi terbaik kebebasan adalah pemilu dan independensi, namun bukan berarti terkucil, tapi mencegah intervensi asing atas nasib bangsa," ujarnya.
Presiden Iran menegaskan bahwa rakyat Iran bukan penyembah asing juga bukan anti-asing. Republik Islam Iran, katanya, memanfaatkan interaksi konstruktif dengan dunia demi kepentingan nasional di bawah arahan Pemimpin Besar Revolusi Islam atau Rahbar.
Rouhani menjelaskan, pemerintah Iran menganggap dirinya sudah mengikat janji setia dengan Imam Khomeini dan mengikuti jalan serta diskursus Imam Khomeini dan Rahbar.
"Imam Khomeini bukan milik salah satu kaum tertentu saja, ia milik seluruh Muslimin dunia dan Iran," imbuhnya.
Presiden Iran juga kembali menyesalkan tewasnya sejumlah petugas pemadam kebakaran dalam insiden terbakar dan runtuhnya gedung Plasco di Tehran dan mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban.
Ia mengatakan, para petugas pemadam kebakaran yang telah mengorbankan nyawanya menunjukkan kepada kita bahwa demi masyarakat, pengorbanan dan perjuangan tidak pernah mati. (HS)