Rouhani: Pemberantasan Terorisme, Tujuan Bersama Iran-Suriah
-
Hassan Rouhani, Prseiden RII (kiri) dan Bashar al-Assad, Presiden Suriah.
Presiden Republik Islam Iran menilai pemberantasan tegas terhadap terorisme, penciptaan stabilitas dan keamanan di kawasan sebagai tujuan bersama antara Iran dan Suriah.
Hassan Rouhani mengungkapkan hal itu dalam percakapan telepon dengan Bashar al-Assad, Presiden Suriah pada Kamis (8/6/2017).
"Pemerintah dan bangsa Republik Islam Iran akan bersama dengan rakyat Suriah hingga mencapai kemenangan akhir," kata Rouhani ketika menyinggung tekad pemerintah Iran untuk bersama dengan rakyat Suriah dalam memerangi terorisme.
Rouhani lebih lanjut menyatakan harapan tentang berlanjutnya gencatan senjata di Suriah yang merupakan hasil dari koordinasi Iran, Suriah dan Rusia.
Ia menilai serangan jet-jet tempur Amerika Serikat ke posisi militer Suriah sebagai agresi nyata dan bertentangan dengan hukum internasional serta langkah yang dikecam.
"Tindakan ini membuktikan bahwa klaim AS untuk memerangi terorisme adalah palsu dan jauh dari realitas," tegasnya.
Sementara itu, Presiden Suriah menyatakan belasungkawa kepada rakyat Iran dan menyesalkan terjadinya serangan teror di Tehran yang merenggut nyawa belasan orang.
Assad juga menyatakan simpati pemerintah dan rakyat Suriah kepada pemerintah dan rakyat Iran atas insiden tersebut dan mengecam keras serangan teror di Iran dan berbagai belahan dunia.
Presiden Suriah lebih lanjut menyebut Iran sebagai negara sahabat dan tegas dalam memerangi terorisme.
"Aksi teroris di Tehran, selain membuktikan permusuhan terhadap Republik Islam Iran dikarenakan negara ini adalah negara yang independen dan mengambil keputusan untuk kepentingan rakyatnya, juga menunjukkan kelemahan musuh-musuh bangsa Iran," pungkasnya.
Serangan teror ke makam Imam Khomeini ra, Pendiri Republik Islam Iran dan gedung parlemen Iran di Tehran pada rabu merenggut nyawa 17 orang dan melukai lebih dari 40 lainnya. (RA)