Daras Akhlak Ayatullah Sayid Ali Khamenei: Mengingat Mati
https://parstoday.ir/id/news/iran-i43230-daras_akhlak_ayatullah_sayid_ali_khamenei_mengingat_mati
Ayatullah Sayid Ali Khamenei sebagaimana ulama lainnya dalam kuliah Fiqih dan Ushul Fiqihnya dalam sepekan mengkhususkan sehari untuk menyampaikan syarah atas hadis-hadis akhlak yang berkaitan dengan masyarakat. Sumber hadis berasal dari buku as-Syafi fi al-'Aqaid, al-Akhlaq wa al-Ahkam dan al-Amali. Kali ini beliau berbicara tentang "Mengingat Mati".
(last modified 2026-04-28T13:34:36+00:00 )
Aug 23, 2017 06:56 Asia/Jakarta
  • Ayatullah Sayid Ali Khamenei
    Ayatullah Sayid Ali Khamenei

Ayatullah Sayid Ali Khamenei sebagaimana ulama lainnya dalam kuliah Fiqih dan Ushul Fiqihnya dalam sepekan mengkhususkan sehari untuk menyampaikan syarah atas hadis-hadis akhlak yang berkaitan dengan masyarakat. Sumber hadis berasal dari buku as-Syafi fi al-'Aqaid, al-Akhlaq wa al-Ahkam dan al-Amali. Kali ini beliau berbicara tentang "Mengingat Mati".

Perbanyak mengingat mati dalam benakmu. Hendaknya selalu memikirkan mati. Setiap manusia yang banyak mengingat mati pasti tidak mencintai dunia.

Ayatullah Al-Udzma Sayid Ali Khamenei

Masalah terbesar kita adalah kecenderungan kepada dunia. Tampak lahiriah dari kehidupan seperti harta, kekayaan ketampanan, kecantikan, kekuasaan, kekuatan, posisi dan semacamnya yang termasuk dunia, kecenderungan kepada dunia dan tampak lahiriah dunia yang membuat kita tergelincir. Tapi bukan berarti tampak lahiriah dunia adalah buruk.

Tidak! Karena Al-Mal wa al-Banun Zinatul Hayatid Dunya, (Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia...) (QS. Al-Kahf: 46).

Tidak pernah ada seseorang yang dicela karena memiliki harta, anak-anak dan keluarga dan yang sepertinya. Apa yang merugikan kita adalah kecenderungan tinggi bahkan ekstrim terhadap tampak lahiriah dunia. Karena hal itu akan menyeret manusia pada dua jalur pilihan. Mengarah pada jalur yang salah. Ketika manusia diperintahkan untuk berkorban, ia tidak melakukannya. Ketika ia diperintahkan untuk berinfak, ia tidak melakukannya.

Masalah terbesar yang kita sebagai manusia lemah hadapi dalam kehidupan di dunia adalah yang seperti ini. Cinta berlebihan kepada dunia dan tertipu oleh dunia. Lalu apa yang dapat menyembuhkan ketertipuan ini?

Dzikrul Maut. Aktsir Dzikral Maut...

Mengingat mati. Perbanyak mengingat mati...