Akhiri Kekerasan terhadap Rohingya, Iran Kontak Indonesia, Malaysia dan Turki
-
Mohammad Javad Zarif
Menteri luar negeri Iran menyerukan aksi nyata negara-negara Muslim untuk mengakhiri kekerasan terhadap Muslim Rohingya di Myanmar.
IRNA melaporkan, Mohammad Javad Zarif hari Senin (4/9) mengontak mitranya dari Turki, Mevlüt Çavuşoğlu, Menlu Malaysia, Anifah Aman dan Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi untuk membicarakan aksi nyata bersama mengakhiri kondisi buruk yang menimpa Rohingya.
Menlu Zarif kepada tiga mitranya menyampaikan kesiapan Republik Islam Iran untuk membantu meredakan konflik di Myanmar, dan menegaskan urgensi sikap bersama publik internasional dan negara-negara Muslim untuk membantu mendorong pemulihan situasi konflik yang terjadi di negara bagian Rakhine.
Laporan terbaru PBB menunjukkan sebanyak 90.000 orang Rohingya meninggalkan Rakhine untuk menyelamatkan diri.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres menyerukan semua pihak di Myanmar supaya menahan diri dan menjaga keamanan untuk menghindari terjadinya tragedi kemanusiaan di negara kawasan Asia Tenggara itu.
Seiring dengan bertambahnya jumlah tentara Myanmar yang ditempatkan di Rakhine sejak awal Juli lalu hingga kini, gelombang aksi kekerasan terhadap minoritas etnis Rohingya semakin meningkat, sehingga ribuan orang Rohingya meninggalkan tempat kelahirannya menuju Bangladesh untuk menyelamatkan diri.
Aksi kekerasan serupa terjadi sebelumnya di Rakhine pada tahun 2012.