Abdollahian: Referendum Kurdistan, Kesalahan Strategis Barzani
https://parstoday.ir/id/news/iran-i44147-abdollahian_referendum_kurdistan_kesalahan_strategis_barzani
Asisten khusus Ketua Parlemen Iran untuk urusan internasional menyebut penyelenggaraan referendum pemisahan diri wilayah Kurdistan, Irak sebagai sebuah kesalahan strategis pemimpin wilayah itu.
(last modified 2026-04-05T23:44:38+00:00 )
Sep 12, 2017 14:10 Asia/Jakarta
  • Hossein Amir Abdollahian
    Hossein Amir Abdollahian

Asisten khusus Ketua Parlemen Iran untuk urusan internasional menyebut penyelenggaraan referendum pemisahan diri wilayah Kurdistan, Irak sebagai sebuah kesalahan strategis pemimpin wilayah itu.

Hossein Amir Abdollahian, Asisten khusus Ketua Parlemen Iran, Selasa (12/9) kepada IRNA mengatakan bahwa Masoud Barzani, Pemimpin wilayah Kurdistan, Irak telah menjerumuskan dirinya ke dalam sebuah polemik yang membahayakan keamanan negara itu.

Abdollahian menuturkan, referendum pemisahan diri Kurdistan dari Irak, memberikan dampak negatif pada persatuan dan integritas wilayah Irak, bahkan kawasan.

Menurut Asisten khusus Ketua Parlemen Iran, Arab Saudi sejak tahun 2011 sampai sekarang tidak diragukan berada di balik banyak instabilitas kawasan.

Ia menambahkan, Saudi setelah bertahun-tahun sampai pada sebuah kesimpulan bahwa perang tidak dapat dijadikan sebagai solusi. Oleh karena itu, di puncak perang Yaman, secara mengejutkan dan rahasia, Saudi mengirim utusan ke Iran dan meminta Tehran membantu agar kelompok Houthi, Yaman mau berunding dengan Riyadh, secara rahasia.

"Kebijakan haus perang di kawasan sudah mati dan peluang yang untuk menyelesaikan krisis-krisis regional secara politik, sudah terbuka," kata Abdollahian.

Ia juga menyinggung soal kondisi menyedihkan Muslimin di Myanmar dan langkah Iran dalam menyelesaikan krisis itu.

"Parlemen Iran sudah membentuk komisi khusus untuk menangani masalah Muslim Rohingya," pungkasnya. (HS)