Iran Kecam Serangan Israel ke Jalur Gaza
-
serangan Israel ke Jalur Gaza
Iran mengecam serangan terbaru rezim Tel Aviv di Jalur Gaza, yang merenggut nyawa delapan orang dan melukai banyak lainnya.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Bahram Qassemi pada Senin (30/10/2017) mengatakan, rezim haus darah Zionis beranggapan bahwa dengan membunuh pemuda Palestina, dapat mematahkan semangat mereka.
Ditambahkannya bahwa tujuh dekade kekejaman semacam itu belum mampu membendung tekad dan semangat rakyat Palestina.
Sebelumnya pada hari yang sama, pesawat tempur Israel membombardir dan menghancurkan tunel penting di bagian selatan Jalur Gaza.
Termasuk di antara korban adalah dua komandan senior Brigade al-Quds, sayap militer gerakan Jihad Islam Palestina.
Terowongan tersebut, yang masih dalam proses pembangunan, dilaporkan merupakan bagian dari gerakan perlawanan Hamas dan menyusup hingga ke jantung wilayah Palestina pendudukan.
Sementara itu, Hamas mengkritik insiden tersebut sebagai upaya merongrong dialog rekonsiliasi antarfaksi Palestina.
Hamas juga menilai serangan Israel itu sebagai perang baru melawan rakyat Gaza.
Jalur Gaza dikepung Israel sejak Juni 2007. Sejak itu, rezim Zionis telah menggulirkan tiga perang destruktif ke wilayah tersebut.
Agresi terbaru terjadi pada pada tahun 2014, merenggut nyawa hampir 2.200 warga Palestina, termasuk 577 anak-anak, serta melukai lebih dari 11.100 lainnya. Ribuan rumah hancur.
Blokade Israel menimbulkan krisis standar hidup serta meningkatkan angka pengangguran yang belum pernah terjadi sebelumnya serta angka kemiskinan yang sangat tinggi.(MZ)