Iran Kecam Keras Kekejaman Saudi di Yaman
-
Serangan Jet Tempur Saudi ke Pasar Allaf, Saada, Yaman.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran mengecam serangan udara Arab Saudi ke sebuah pasar di Provinsi Saada, utara Yaman.
Bahram Qassemi dalam pernyataan pada Rabu (1/11/2017) petang mengecam serangan jet-jet tempur Arab Saudi ke pasar Allaf dan sebuah hotel yang berdampingan dengan pasar ini di distrik Sahar pada Rabu pagi. Insiden tersebut merenggut nyawa 26 warga sipl dan melukai puluhan lainnya.
Ia juga mengungkapkan simpati kepada rakyat Yaman terutama kepada para korban dan keluarga mereka.
Jubir Kemlu Iran menekankan pentingnya perhatian dan penyelidikan PBB dan berbagai lembaga internasional atas berbagai dimensi serangan udara Arab Saudi dan tanggung jawab negara itu.
"Arab Saudi melalui berbagai tindakan kekerasan, berusaha mengimbangi kegagalan-kegagalannya di sektor politik dan di lapangan dengan membunuh penduduk sipil dan warga tak bedosa Yaman," kata Qassemi.
Ia menyebut serangan terhadap berbagai wilayah penduduk dan menarget warga sipil serta mencegah akses berbagai organisasi dan lembaga internasuinal untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada rakyat Yaman sebagai pelanggaran terhadap prinsip dan aturan hukum humaniter.
Jubir Kemlu Iran lebih lanjut menuntut PBB dan negara-negara berpengaruh dalam krisis Yaman untuk meningkatkan upaya mereka guna menghentikan segera serangan brutal Arab Saudi.
Qassemi juga menuntut pengambilan langkah dan tindakan yang diperlukan untuk melindungi nyawa dan keamanan warga sipil terutama perempuan dan anak-anak.
Agresi militer Arab Saudi ke Yaman yang memperoleh dukungan dari Amerika Serikat dimulai sejak Maret 2015. Invasi militer ini telah merenggut nyawa lebih dari 15.300 warga Yaman, terutama anak-anak dan perempuan.
Agresi militer Arab Saudi dan sekutunya ke Yaman juga telah memporak-porandakan infrastruktur vital Yaman, sementara blokade pasukan agresor semakin menambah penderitaan rakyat di negara ini. Mereka menghadapi kekurangan bahan makanan, obat-obatan dan meluasnya penyakit kolera. (RA)