Dubes Iran untuk PBB: DK-PBB Bertanggung Jawab atas Krisis Yaman
-
Gholamali Khoshroo, Dubes RII untuk PBB.
Duta Besar Republik Islam Iran untuk PBB menekankan pentingnya langkah segera dari Dewan Keamanann PBB (DK-PBB) untuk membuka perbatasan-perbatasan Yaman.
Gholamali Khoshroo menegaskan hal itu dalam wawancara dengan Press TV, Kamis (9/11/2017) ketika menyinggung tanggung jawab berat DK-PBB untuk menangani krisis Yaman.
Ia mengungkapkan harapan bahwa DK-PBB akan secepatnya mengambil tindakan dan keputusan untuk membuka perbatasan-perbatasan Yaman yang ditutup oleh pasukan agresor pimpinan Arab Saudi.
"Yaman sedang menghadapi sebuah tragedi dan PBB tidak seharusnya membiarkan rakyat di negara itu meregang nyawa terkena senjata, bom atau karena kelaparan dan penyakit," imbuhnya.
Dubes Iran untuk PBB pada Selasa telah mengirim dua surat kepada Sekretaris Jenderal PBB dan Ketua DK-PBB yang menuntut masyarakat internasional untuk menekan Arab Saudi agar mematuhi hukum internasional dan menjauhkan kekuatan ancaman terhadap pihak (negara) lain.
Pasca serangan balasan Rudal Yaman ke Bandara Udara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi dan sekutunya menutup perbatasan darat, laut dan udara Yaman.
Agresi militer Arab Saudi ke Yaman yang memperoleh dukungan dari Amerika Serikat dimulai sejak Maret 2015. Invasi militer ini hingga sekarang telah merenggut nyawa lebih dari 15.300 warga Yaman, terutama anak-anak dan perempuan.
Agresi militer Arab Saudi dan sekutunya ke Yaman juga telah memporak-porandakan infrastruktur vital Yaman seperti rumah sakit, sekolah dan berbagai fasilitas publik lainnya, sementara blokade pasukan agresor dan menyebarnya penyakit kolera semakin menambah penderitaan rakyat di negara ini. (RA)