Mendagri Iran: Semua Sarana Dikerahkan untuk Bantu Korban Gempa
-
Operasi pencarian korban gempa.
Menteri Dalam Negeri Republik Islam Iran mengatakan, semua fasilitas dan peralatan yang diperlukan telah dikerahkan untuk operasi penyelamatan dan pertolongan kepada para korban gempa bumi di barat Iran.
Abdolreza Rahmani Fazeli mengatakan hal itu ketika menyinggung penegasan Hassan Rouhani, Presiden Iran untuk mengerahkan semua fasilitas yang ada guna membantu para korban gempa di barat negara ini.
Sebelumnya, diberitakan bahwa gempa bumi dengan kekuatan 7,3 skala richter melanda wilayah barat Iran, terutama di Provinsi Kermanshah dan berbagai kota di Irak pada Minggu, 12 November 2017 pukul 21:35 waktu setempat.
Jumlah korban tewas dalam bencana alam itu hingga berita ini ditulis telah mencapai 141 orang, sementara jumlah terluka mencapai 1.684 orang.
Mendagri Iran lebih lanjut menjelaskan, listrik yang terputus di sejumlah wilayah yang terkena gempa, kini 70 persennya telah tersambung kembali.
"Militer Republik Islam Iran, Pasukan Garda Revolusi Islam Iran, Basij, Bulan Sabit Merah, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Energi sepenuhnya siap di berbagai wilayah yang dilanda gempa," ujarnya.
Rahmani Fazeli juga menyingggung pengiriman tim-tim medis dan penyelamat ke berbagai daerah yang terkena gempa. Menurutnya, rumah sakit-rumah sakit lapangan harus segera didirikan mengingat banyaknya jumlah korban dalam bencana alam ini.
Sementara itu, Sayid Hassan Ghazizadeh Hashemi, Menteri Kesehatan Iran mengatakan bahwa semua universitas ilmu kedokteran berkewajiban untuk secepatnya mengirim tenaga dan staf medis ahli, peralatan medis dan ambulance, dan menyiapkan persediaan darah yang diperlukan bagi pusat-pusat pengobatan di berbagai daerah yang dilanda gempa.
Di sisi lain, Houshang Bazvand, Gubernur Kermanshah pada Senin (13/11/2017) dini hari mengumumkan tiga hari berkabung di provinsi ini. (RA)