Saran Iran untuk Tumpas Terorisme di Afghanistan
https://parstoday.ir/id/news/iran-i51019-saran_iran_untuk_tumpas_terorisme_di_afghanistan
Menteri Pertahanan Iran, Brigadir Jenderal Amir Hatami mengatakan Amerika Serikat ingin memindahkan teroris Daesh dari Suriah dan Irak ke Afghanistan.
(last modified 2026-04-12T10:02:39+00:00 )
Feb 05, 2018 10:37 Asia/Jakarta
  • Suasana kota Kabul pasca ledakan baru-baru ini.
    Suasana kota Kabul pasca ledakan baru-baru ini.

Menteri Pertahanan Iran, Brigadir Jenderal Amir Hatami mengatakan Amerika Serikat ingin memindahkan teroris Daesh dari Suriah dan Irak ke Afghanistan.

Dalam percakapan telepon dengan Menteri Pertahanan Afghanistan Letnan Jenderal Tariq Shah Bahrami pada hari Ahad (4/2/2018), Brigjen Hatami menuturkan, AS membentuk Daesh dan mengelolanya di Suriah dan Irak, dan sekarang ingin menjustifikasi kehadirannya di Afghanistan dengan memindahkan mereka ke negara ini.

Menurut menhan Iran, keamanan di Afghanistan akan tercipta hanya dengan pendekatan positif dari negara-negara di wilayah ini. Semua negara regional harus memanfaatkan kapasitas kolektif untuk menghadapi terorisme dan menciptakan perdamaian di Afghanistan.

Rakyat Afghanistan berada di tengah ketidakstabilan yang disebabkan oleh pendudukan asing selama sekitar empat dekade dan situasi ini telah menjadi ancaman permanen bagi Afghanistan dan memiliki dampak negatif terhadap wilayah tersebut.

Aksi teror yang didalangi Daesh meningkat signifikan di Afghanistan selama beberapa bulan terakhir. Banyak pihak melihat upaya mengacaukan Afghanistan telah menjadi prioritas utama AS untuk membenarkan kehadiran jangka panjangnya di negara tersebut.

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah Sayid Ali Khamenei baru-baru ini mengatakan bahwa pihak yang telah membentuk Daesh sebagai alat untuk penindasan dan kejahatan terhadap warga di Suriah dan Irak, hari ini – setelah kekalahan di daerah tersebut – ingin memindahkan Daesh ke Afghanistan, dan pembunuhan baru-baru ini di Afghanistan sebenarnya adalah awal dari skenario ini.

Dari perspektif Iran, penyelesaian masalah terorisme dan ketidakamanan bergantung pada sejumlah faktor, terutama sekali adalah memutus infiltrasi dan campur tangan asing dan memperkuat kerjasama antar negara-negara kawasan.

Menhan Afghanistan juga membenarkan pandangan ini dan menurutnya, Tehran dan Kabul tidak boleh lalai terhadap musuh bersama dan harus bekerja sama untuk memerangi terorisme.

Menteri Pertahanan Afghanistan Letnan Jenderal Tariq Shah Bahrami

Memerangi pembentukan dan penyebaran kelompok-kelompok teroris dan takfiri memerlukan tindakan yang koheren dan terkoordinasi di antara negara-negara tetangga. Republik Islam Iran memandang kehadiran AS di Afghanistan sebagai sumber kekacauan di kawasan.

Iran akan menggunakan semua instrumen yang tersedia untuk mencapai keamanan bersama dan memulihkan stabilitas di negara-negara yang dilanda krisis dan menjadi tempat penyebaran terorisme.

Pada dasarnya, AS hanya membawa kekacauan untuk Afghanistan dan negara-negara sekitar. Menurut Letjen Bahrami, saat ini lebih dari 20 kelompok teroris beroperasi di Afghanistan, dan jika kelompok-kelompok kriminal ini dibiarkan bebas, maka keamanan kawasan akan menghadapi krisis yang parah.

Pendudukan Afghanistan selama lebih dari satu dekade menunjukkan bahwa AS mencari kepentingannya tidak dalam perang melawan terorisme, tapi dalam memperluas rasa tidak aman dan melakukan intervensi militer di kawasan. Terlebih lagi, Afghanistan memiliki lokasi geografis yang cocok bagi penyusupan Daesh ke negara-negara tetangga.

Oleh karena itu, Iran memandang keamanan di Afghanistan sebagai bagian dari keamanannya, dan tentu akan memperluas kerjasama regionalnya, terutama dengan pemerintah Afghanistan untuk melawan bahaya bersama ini. (RM)