Iran Kritik Politisasi Isu HAM oleh PBB
-
Wakil Tetap Iran untuk PBB di Jenewa, Mohsen Naziri Asl.
Wakil Tetap Iran untuk PBB di Jenewa, Mohsen Naziri Asl menilai pembahasan draf resolusi anti-Iran, tidak adil dan politis, dan mengatakan Dewan HAM PBB telah melanggar prinsip dasar dan tujuan pembentukannya.
Pada penutupan sidang ke-37 di Jenewa, Dewan HAM PBB meloloskan sebuah resolusi anti-Iran dengan 21 suara setuju, 7 menentang, dan 19 abstain. Resolusi ini akan memperpanjang tugas pelapor khusus HAM Iran untuk satu tahun ke depan.
Naziri Asl, seperti dikutip kantor berita IRIB, Jumat (23/3/2018) mengatakan, resolusi anti-Iran ini bermotif politik, tidak memiliki dasar hukum, dan penyalahgunaan integritas Dewan untuk kepentingan politik segelintir negara.

"Kelanjutan pendekatan seperti ini bukan hanya tidak efektif dalam mempromosikan budaya dialog, tapi juga merupakan pelanggaran Dewan HAM terhadap prinsip dasar dan tujuan pembentukannya," tegasnya.
Naziri Asl menganggap penunjukan pelapor khusus HAM untuk Iran sebagai sebuah keputusan yang tidak adil, tidak perlu, dan tidak konstruktif, yang akan mendorong pelemahan kredibilitas Dewan HAM PBB. (RM/PH)