EMS Iran Siap Kirim Tenaga Medis ke Palestina
-
Kepala Layanan Medis Darurat (EMS) RII, Pir Hossein Koolivand
Kepala Layanan Medis Darurat (EMS) Republik Islam Iran, Pir Hossein Koolivand mengabarkan kesiapan EMS untuk mengirim tenaga medis ke Palestina.
Kesiapan EMS (Emergency Medical Services) untuk mengirim tenaga medis ke Palestina menyusul kejahatan mengerikan pasukan rezim Zionis Israel terhadap warga tak berdosa di Jalur Gaza.
Bersamaan dengan pemindahan Kedutaan Besar Amerika Serikat dari Tel Aviv ke al-Quds pada tanggal 14 Mei 2018, pasukan rezim Zionis membantai lebih dari 60 warga Palestina. Kejahatan ini menuai kecaman luas dunia.
Jumlah keseluruhan syuhada dalam Pawai Akbar Hak untuk Pulang Palestina yang digelar di perbatasan Gaza sejak 30 Maret 2018 hingga sekarang mencapai 119 orang, sementara jumlah korban terluka melebihi angka 12.000 orang.
Kepala EMS dalam sebuah surat kepada kementerian luar negeri Iran pada hari Minggu (20/5/2018) menulis, kejahatan anti-kemanusiaan rezim Zionis dilakukan dengan lampu hijau dan dukungan AS serta di tengah kebungkaman memalukan sejumlah penguasa Arab, di mana kejahatan seperti ini adalah brutal dan melukai perasaan suci umat manusia.
Koolivand mengungkapkan simpati dan dukungannya kepada rakyat Palestina. Menurutnya, EMS menilai penyelamatan nyawa warga Palestina sebagai kewajiban syariat dan kemanusiaan. Dia mengumumkan kesiapan organisasi yang dibawahinya untuk mengirim tim medis guna membantu para korban di Palestina. (RA)