Jubir Kemlu Iran Respon Tuduhan Palsu Mengenai Afghanistan
https://parstoday.ir/id/news/iran-i57230-jubir_kemlu_iran_respon_tuduhan_palsu_mengenai_afghanistan
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran, Bahram Ghasemi mengatakan ada pihak-pihak yang berusaha mengalihkan opini publik Afghanistan dari penyebab asli perang dan konflik di negara ini dengan cara melontarkan tuduhan-tuduhan palsu terhadap Iran.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
May 21, 2018 11:15 Asia/Jakarta
  • Jubir Kemlu RII, Bahram Ghasemi.
    Jubir Kemlu RII, Bahram Ghasemi.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran, Bahram Ghasemi mengatakan ada pihak-pihak yang berusaha mengalihkan opini publik Afghanistan dari penyebab asli perang dan konflik di negara ini dengan cara melontarkan tuduhan-tuduhan palsu terhadap Iran.

Hal itu dikatakan Ghasemi dalam pernyatannya pada hari Senin (21/5/2018) ketika menyinggung tuduhan tidak berdasar sejumlah pihak terhadap Iran. Dia menambahkan, menyusul serangan Taliban ke Provinsi Farah Afghanistan pekan lalu, sayangnya sejumlah pihak di negara ini menuding negara tetangganya mendukung Taliban.

 

Jubir Kemlu Iran menuturkan, para komandan Amerika Serikat –yang telah berada di Afghanistan selama bertahun-tahun dan menumpahkan darah ribuan warga tak berdosa di negara ini serta tidak mampu menciptakan keamanan di Afghanistan– berusaha mengalihkan opini publik Afghanistan dari penyebab sebenarnya dari kelanjutan perang di negara mereka dengan cara melemparkan tuduhan tak berdasar bahwa Iran mendukung Taliban.

 

"Serangan Taliban ke kota-kota Afghanistan dan perebutan kembali kota-kota itu oleh pasukan pemerintah negara ini bukan hal yang baru dan tidak ada hubungannya dengan hubungan baik antara Tehran dan Kabul," ujarnya.

Taliban duduki Provinsi Farah, Afghanistan

 

Dia menegaskan, hampir empat dekade ini, Iran berdiri di samping pemerintah dan rakyat Afghanistan untuk membela kedaulatan dan kemerdekaan mereka, oleh karena itu pernyataan yang dilontarkan untuk memuaskan pihak asing dan agresor itu tidak sejalan dengan hubungan persahabatan Tehran-Kabul.

 

"Perundingan antara Republik Islam Iran dan Afghanistan untuk menyelesaikan masalah air berlanjut melalui jalur diplomatik. Pengaitan masalah ini dengan masalah-masalah internal Afghanistan tidak memiliki dasar logis dan rasional," tegasnya.

 

Di akhir pernyataannya, jubir kemlu Iran kembali mengecam penggunaan kekerasan di Afghanistan.

 

"Seperti sebelumnya, Republik Islam Iran mendukung proses perdamaian yang dipimpin pemerintah Afghanistan dan mengajak kedua belah pihak yang berseteru untuk berusaha menyelesaikan persoalan melalui perundingan," pungkasnya. (RA)