Iran Akan Bertahan di Suriah Selama Damaskus Menginginkan
-
pasukan Pasdaran (IRGC) Iran
Asisten Ketua Parlemen Republik Islam Iran untuk Urusan Internasional, Hossein Amir-Abdollahian menyatakan, selama pemerintah Suriah memutuskan untuk memanfaatkan bantuan penasehat militer Iran, maka Republik Islam akan tetap bertahan di Suriah.
ISNA melaporkan, Amir-Abdollahian pada hari Ahad (10/6/2018) mengatakan, "Jika diperlukan, Iran akan mengkoordinasikan operasi anti-teroris di setiap wilayah yang diinginkan oleh pemerintah Suriah."
Serangan 7 Juni 2017 anasir yang berafiliasi dengan kelompok teroris Daesh ke parlemen Republik Islam Iran dan makam Imam Khomeini di Tehran, telah merenggut nyawa 18 orang dan melukai puluhan lainnya.
Asisten Ketua Parlemen Iran untuk Urusan Internasional ini menjelaskan, dalam beberapa tahun terakhir, Amerika Serikat bersama Daesh dan menjadi pendukung terorisme guna mewujudkan tujuannya, sementara Iran bersama Hizbullah dan kubu muqawama terus secara serius memerangi terorisme.(MZ)