Rahbar: Kekuatan Militer dan Spiritualitas harus Beriringan
https://parstoday.ir/id/news/iran-i5869-rahbar_kekuatan_militer_dan_spiritualitas_harus_beriringan
Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran menekankan pentingnya penguatan kemampuan operasi dan motivasi spiritual-religius Angkatan bersenjata Iran.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Apr 10, 2016 22:50 Asia/Jakarta
  • Rahbar: Kekuatan Militer dan Spiritualitas harus Beriringan

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran menekankan pentingnya penguatan kemampuan operasi dan motivasi spiritual-religius Angkatan bersenjata Iran.

Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei mengungkapkan hal itu dalam pidatonya di hadapan para komandan senior Angkatan Bersenjata Iran, Minggu (10/4/2016).

"Di pemerintahan Republik Islam Iran, tugas utama Angkatan Bersenjata adalah mempertahankan batas-batas keamanan nasional. Oleh karena itu, kemampuan operasi dan motivasi spiritual Angkatan Bersenjata harus diperkuat dari hari ke hari," kata Ayatullah Khamenei.

Rahbar menilai kemampuan operasi militer dan motivasi serta orientasi spiritual yang dimiliki secara bersamaan sebagai aspek yang paling penting dari "identitas kolektif" Angkatan Bersenjata Iran.

"Angkatan Bersenjata bukan untuk orang tertentu dan atau untuk partai dan faksi tertentu, namun berkaitan dengan seluruh rakyat dan negara. Mereka harus menjadi benteng yang aman bagi masyarakat dan pelindung keamanan nasional dan publik," jelasnya

Ayatullah Khamenei lebih lanjut menyinggung adanya dua kelompok Angkatan Bersenjata dan dua identitas tertentu di banyak negara dunia. Beliau menuturkan, di sejumlah negara, militer hanya sebagai pasukan seremonial, penghias dan tidak memiliki kemampuan beroperasi serta hanya untuk melindungi pemerintahan dan keamanan para penguasa.

Rahbar menjelaskan, ada contoh dari militer-militer seperti itu di kawasan kita, di mana sebagian dari mereka selama lebih dari setahun ini telah menyerang Yaman dengan semua kekuatan, dan menarget rakyat negara ini.

Ayatullah Khamenei menambahkan, ada sebagian lain dari militer yang dari sisi penampilan, mereka memiliki kemampuan operasi militer yang tinggi, namun di medan operasi, agenda mereka hanya militerisme, irasional dan brutal.

Beliau menilai aksi dan tindakan militer Amerika Serikat di Irak dan Afghanistan sebagai contoh nyata dari jenis militer tersebut.

Militer seperti ini, lanjut Rahbar, tidak akan ragu untuk menggunakan pasukan penjahat profesional seperti Black Water di medan tempur.

Rahbar menegaskan, satu-satunya Angkatan Bersenjata dunia yang memiliki ideologi, motivasi spiritual dan "efisien" serta beroperasi di sebuah negara dengan "kemandirian politik" adalah Angkatan Bersenjata Iran.

Ayatullah Khamenei menegaskan, militerisme di Republik Islam Iran bukan sebuah posisi seremonial dan hiasan, dan bukan operasi tanpa kendali, tidak logis, sembrono dan tanpa arah. (RA)