Presiden Iran Terima Kunjungan Menlu Korea Utara di Tehran
-
Pertemuan Presiden Hassan Rouhani dengan Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong-ho dan rombongan di Tehran.
Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan, perilaku pemerintah AS dalam beberapa tahun terakhir telah membuat mereka dikenal sebagai sebuah negara yang tidak dapat dipercaya di dunia.
"AS tidak mematuhi satu pun dari komitmennya," tambahnya mengacu pada penarikan sepihak AS dari kesepakatan nuklir dengan Iran.
Rouhani dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong-ho di Tehran, Rabu (8/8/2018) menuturkan Iran menginginkan terciptanya perdamaian dan keamanan penuh di Semenanjung Korea, dan perkembangan di kawasan penting bagi Tehran.
"Tehran dan Pyongyang telah menjalin hubungan yang bersahabat selama beberapa dekade terakhir. Kedua negara memiliki kesamaan pandangan dalam banyak fase penting di forum-forum internasional dan selalu mendukung satu sama lain," ungkap Rouhani.
Menurutnya, negara-negara sahabat dengan meningkatkan hubungan dan kerjasama, harus saling mendukung di forum internasional.
Sementara itu, Ri Yong-ho mengatakan kebijakan strategis Korea Utara adalah memperluas hubungan dengan Republik Islam Iran dan melawan unilateralisme.
Dia menganggap penarikan AS dari kesepakatan nuklir dan penerapan kembali sanksi sebagai tindakan yang keliru dan bertentangan dengan hukum internasional.
Pada kesempatan itu, Ri juga mengabarkan presiden Iran tentang perundingan Korea Utara dengan AS di Singapura dan perkembangan di Semenanjung Korea.
Ri pada hari Selasa telah melakukan pembicaraan dengan Menlu Iran Mohammad Javad Zarif. (RM)