Araghchi kepada Eropa: Iran tak Bisa Terus Bersabar
-
Abbas Araghchi
Deputi Menteri Luar Negeri Iran urusan politik, Kamis (29/11/2018) menyinggung upaya Eropa untuk menciptakan mekanisme finansial dengan Iran dan menuturkan, Tehran memberikan waktu kepada Eropa untuk menciptakan mekanisme finansial, namun kesabaran Iran ada batasnya.
Deputi Menlu Iran urusan politik, Sayid Abbas Araghchi dalam wawancara dengan IRNA (29/11) menjelaskan, negara-negara Eropa saat ini tidak mampu mengajukan solusi praktis terkait transaksi finansial dengan Iran sementara kepentingan Iran dalam kesepakatan nuklir, JCPOA harus terjamin.
Menurut Araghchi, kepentingan Iran dalam JCPOA bukan hanya ekonomi. Iran, katanya, punya sejumlah kepentingan di JCPOA termasuk politik, selama kepentingan ini belum terjamin maka Iran tidak bisa bertahan dalam kesepakatan nuklir.
Sehubungan dengan dampak sanksi Amerika Serikat terhadap Iran, Araghchi menuturkan, sekitar 40 tahun Iran berhadapan dengan sanksi dan sekarang Tehran menyadari dengan baik bagaimana menemukan jalan keluar.
Ia menegaskan, Iran selama 40 tahun terakhir semakin kuat walau terus disanksi oleh Amerika. (HS)