Rouhani: Musuh Iran Gagal Mencapai Impiannya
https://parstoday.ir/id/news/iran-i68179-rouhani_musuh_iran_gagal_mencapai_impiannya
Presiden Republik Islam Iran Hassan Rouhani mengatakan, musuh Republik Islam telah gagal dalam mencapai impian mereka.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Mar 06, 2019 17:57 Asia/Jakarta
  • Pidato Presiden RII Hassan Rouhani di Lahijan.
    Pidato Presiden RII Hassan Rouhani di Lahijan.

Presiden Republik Islam Iran Hassan Rouhani mengatakan, musuh Republik Islam telah gagal dalam mencapai impian mereka.

"Musuh-musuh kita menginginkan tahun ini sebagai tahun kekalahan Iran dan kemenangan mereka, namun rakyat besar kita, di semua tahap kesulitan, berdiri melawan tekanan musuh," kata Rouhani dalam pidato di kota Lahijan, Provinsi Gilan, Rabu (6/3/2019).

Dia menambahkan musuh-musuh Iran belum mencapai dan tidak akan pernah mencapai tujuan-tujuan mereka dalam memusuhi negara ini.

"Meskipun berada di masa-masa sulit yang disebabkan oleh tindakan musuh-musuh Iran, namun rakyat negara ini menunjukkan perlawanannya dalam pertempuran melawan plot musuh," ujarnya.

Selama perang ekonomi, lanjut Rouhani, negara membutuhkan seorang komandan tunggal dan saya menyarankan kepada Pemimpin Besar Revolusi Islam Ayatullah Sayid Ali Khamenei untuk menjadi komandan, namun beliau mengatakan bahwa Presiden yang harus menjadi komandan perang ini.

Rouhani juga menyinggung kegagalan berturut-turut musuh berkat persatuan rakyat Iran, dan menuturkan, rakyat Iran meraih kemenangan besar dalam ujian bersejarah ini.

Presiden Iran juga menggambarkan 11 Februari sebagai hari keberanian dan simbol perlawanan rakyat terhadap musuh.

"Mereka mencoba menghasut kita untuk melanggar kewajiban kita, sehingga dunia akan mengikuti mereka dalam menjatuhkan sanksi, tetapi mereka gagal di kedua langkah," jelasnya

Rouhani menandaskan, keluarnya Amerika Serikat dari perjanjian nuklir JCPOA (Joint Comprehensive Plan of Action) adalah pelanggaran terhadap peraturan dan menentang PBB dan dunia.

"Di Dewan Keamanan PBB, 14 negara keberatan dengan Presiden Amerika Serikat (Donald Trump). Mereka juga ingin menyatukan dunia melawan Iran di Warsawa, tetapi mereka gagal," pungkasnya.

Rouhani tiba di Rasht, ibu kota Provinsi Gilan Utara pada Rabu pagi, 6 Maret 2019. Dalam kunjungan dua hari ke Gilan ini, dia meresmikan beberapa proyek pembangunan di bidang infrastruktur, kesehatan dan perawatan, telekomunikasi, industri, dan pertanian.

Tiba di Bandara Sardar Jangal, presiden Iran disambut wakil Pemimpin Besar Revolusi Islam untuk Provinsi Gilan dan Imam Jumat Rasht, gubernur Provinsi Gilan, anggota parlemen dan sejumlah pejabat lokal di provinsi ini. (RA)