Dukung Langkah AS Anti Pasdaran, Iran Kecam Bahrain dan Arab Saudi
-
Jubir Kemenlu Iran Bahram Qassemi
Juru bicara Kemenlu Republik Islam Iran Bahram Qassemi seraya mengecam sikap Bahrain dan Arab Saudi mendukung keputusan AS anti Sepah Pasdaran, menilai sikap tak pantas kedua negara ini bertentangan dengan prinsip tidak mengintervensi dan penghormatan terhadap kedaulatan negara.
Menurut laporan bidang penerangan Deplu Iran, Bahram Qassemi Rabu (10/4) sikap Arab Saudi dan Bahrain sebuah pujian lisan dan masif atas langkah presiden AS anti Iran. "Sikap yang ditunjukkan oleh Riyadh dan Manama mengindikasikan mereka tidak memiliki pamahaman yang benar dan sebuah pandangan sederhana terkait realita di kawasan serta ketidaktahuan mereka atas dampak petualangan dan kekalahan strategis Amerika anti stabilitas dan keamanan regional," papar Qassemi.
Jubir Kemenlu Iran seraya menekankan kebiasaan kepatuhan mutlak sejumlah negara kawasan kepada tuan transregional mereka, menjelaskan, negara-negara ini penyebar utama ideologi terorisme di kawasan dan dunia serta tidak segan-segan memberikan bantuan, fasilitas dan kesempatan untuk mendukung kelompok teroris selama beberapa dekade terakhir.
"Bahrain dan Arab Saudi tidak dalam posisi yang pantas melawan Republik Islam Iran melalui peran makarnya dan tak diragukan lagi mereka tidak akan mampu menyimpangkan opini publik dunia dari tanggung jawabnya menyebarkan ideologi terorisme di tingkat regional dan dunia dengan bersembunyi di balik sikap murahan seperti ini," ungkap Qassemi.
Pemerintah Amerika Serikat hari Senin (8/4) selaras dengan kebijakan represif terhadap pasukan yang menggagalkan tujuan Washington di kawasan dengan perjuangan mereka melawan kelompok teroris, mengumumkan pencantuman Pasdaran di list kelompok teroris. (MF)